Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/09/2020, 18:22 WIB

KOMPAS.com – Sembilan provinsi di Indonesia telah menyiapkan 13.351 kamar hotel untuk fasilitas karantina pasien Covid-19 tanpa gejala, atau orang tanpa gejala (OTG).

Namun, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menuturkan, hotel-hotel tersebut masih bisa dikunjungi oleh tamu yang ingin menginap.

“Setelah pemerintah dan hotel sepakat, hotel tidak langsung ditetapkan sebagai fasilitas karantina,” kata Maulana kepada Kompas.com, Jumat (25/9/2020).

Baca juga: PHRI Serahkan 27 Hotel di Jakarta untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Ini Daftarnya

Sebagai gambaran, Maulana memberi contoh jika kapasitas kamar isolasi di Wisma Atlet Jakarta hampir penuh, maka pemerintah akan memanfaatkan kamar-kamar dari daftar hotel isolasi di Jakarta.

Dari daftar tersebut, pemerintah akan memilih hotel sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan untuk menampung para pasien OTG.

Hotel-hotel yang terpilih akan diberi pemberitahuan beberapa hari sebelumnya untuk mengosongkan tamu yang menginap di sana.

“Sebelum hotel dipakai menerima, mereka masih standby dan boleh terima tamu. Begitu pemerintah butuh, mereka beri info ke hotel.” ungkap Maulana.

Ada banyak hotel standby

Maulana menuturkan, pemerintah memiliki cukup banyak hotel dalam keadaan standby guna menghindari kondisi genting.

Adapun kondisi genting yang dimaksud adalah jika jumlah hotel yang standby hanya satu saat pemerintah membutuhkan fasilitas isolasi tambahan, belum tentu hotel bisa langsung siap dipakai saat itu juga.

Baca juga: Tempat Wisata Ancol Ditutup, Bagaimana dengan Hotel dan Restoran di Sana?

“Masing-masing hotel punya kendala. Mereka harus keluarkan tamu dulu. Tapi karena daftar hotel banyak, ini beri ruang bagi hotel yang siap untuk langsung terima,” tutur Maulana.

“Kecuali kalau ada hotel yang sudah siap bisa langsung dipakai dan ditetapkan sebagai fasilitas isolasi OTG, mereka langsung tidak boleh terima sembarang tamu kecuali pasien,” imbuhnya.

Saat ini, sembilan provinsi di Indonesia telah menyiapkan sebanyak 13.351 kamar hotel untuk digunakan sebagai fasilitas karantina OTG. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut rinciannya:

  1. Sumatera Utara: 6 hotel, 449 kamar
  2. Jawa Barat: 17 hotel, 949 kamar
  3. DKI Jakarta: 31 hotel, 4.116 kamar
  4. Jawa Timur: 16 hotel, 2.160 kamar
  5. Bali: 10 hotel, 1.559 kamar
  6. Kalimantan Selatan: 15 hotel, 992 kamar
  7. Papua: 13 hotel, 1.797 kamar
  8. Jawa Tengah: 2 hotel, 173 kamar
  9. Sulawesi Selatan: 8 hotel, 1.156 kamar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Travel Tips
Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Travel Tips
Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Travel Tips
Asyiknya Olahraga Sambil Nongkrong di Lapangan Sempur Bogor

Asyiknya Olahraga Sambil Nongkrong di Lapangan Sempur Bogor

Travel Promo
Wapres Ma’ruf Amin: Wisata Halal Ada di China dan Korea Selatan

Wapres Ma’ruf Amin: Wisata Halal Ada di China dan Korea Selatan

Travel Update
Penutupan Pekan Budaya Tionghoa 2023, Malioboro Dipadati Ribuan Pengunjung

Penutupan Pekan Budaya Tionghoa 2023, Malioboro Dipadati Ribuan Pengunjung

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+