Kompas.com - 26/05/2021, 19:17 WIB

KOMPAS.com - Kepala Sub Bagian Tata Usaha (KSBTU) Taman Nasional Gunung Merbabu Johan Setiawan mengatakan, seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu sudah dapat dilalui mulai 14 Juni 2021.

Kendati demikian, calon pendaki dari dalam atau luar Jawa Tengah (Jateng) harus memenuhi sejumlah syarat mendaki Gunung Merbabu.

Baca juga: Pendakian Gunung Merbabu Buka Lagi 14 Juni 2021

"Iya kita buka kembali semuanya, lima jalur pendakian di Gunung Merbabu. Tentunya kita juga punya sejumlah syarat yang perlu diperhatikan para pengunjung sebelum mendaki," ujar johan saat dihubungi oleh Kompas.com, Rabu (26/5/2021).

Lebih lanjut, Johan menjelaskan, pada pembukaan kali ini pihaknya akan membatasi kuota pendakian sebanyak 30 persen dari kuota kunjungan per hari yang ditetapkan oleh  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yakni 50 persen.

Baca juga: Wisata ke Kawasan Gunung Merbabu Wajib Rapid Test atau Swab, Tetapi...

Terkait dengan adanya pembatasan kuota pendakian tersebut, Johan mengatakan, maka seluruh calon pendaki diwajibkan untuk melakukan pemesanan jadwal pendakian sebelumnya secara daring atau booking online.

Kali ini booking online dilakukan melalui aplikasi yang bakal diluncurkan oleh pihak Gunung Merbabu pada tanggal 7 Juni 2021.

Pendaki melewati jalur pendakian Selo di Gunung Merbabu, Jawa Tengah.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pendaki melewati jalur pendakian Selo di Gunung Merbabu, Jawa Tengah.

"Untuk tanggal 14 Juni 2021, kami akan siapkan lima jalur itu semua akan menggunakan booking online, para pendaki siang-siap pantengin akun Instagram kita ya. Nanti informasi mengenai aplikasinya ada di situ," kata Johan.

Adapun, sistem booking online ini berlaku untuk semua jalur pendakian yaitu mulai dari Selo, Cunthel, Thekelan, Wekas, hingga Suwanting.

Baca juga: Catat! 4 Tips Penting Mendaki Gunung Merbabu Saat Musim Hujan

Selain itu, sebelum berkunjung untuk melakukan pendakian, Johan mengatakan bahwa para calon pendaki wajib membawa bukti hasil negatif tes rapid antigen.

Bukti tersebut nantinya akan ditunjukkan sebelum memasuki kawasan Gunung Merbabu.

"Seluruh pendaki wajib menunjukkan bukti negatif hasil test rapid antigen. Baik dari dalam dan luar Jawa Tengah," ujarnya.

Baca juga: 5 Jalur Pendakian Resmi Gunung Merbabu, Kamu Pilih Mana?

Sementara, untuk pemberian gelang cips, dan CCTV masih diberlakukan hanya untuk jalur Selo. Gelang cips berfungi untuk memonitor posisi pergerakan pendaki.

Sebelumnya, melansir dari Kompas.com, pada Selasa (25/5/2021) melalui acara Virtual Tour #6 Taman Nasional Gunung Merbabu di kanal YouTube Ayo ke Taman Nasional, diinfokan bahwa pendakian Gunung Merbabu akan dibuka lagi pada Senin, 14 Juni 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.