Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menikmati Pameran Seni Imagispace 2021, Bisa Sambil Donasi Pohon

Kompas.com - 21/12/2021, 09:51 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Instalasi seni bisa jadi momen bagi kita untuk kembali menyadari keindahan alam, meski lewat media yang terbatas.

Salah satunya ketika mengunjungi pameran seni Imagispace di lantai Ground Floor Ashta District 8, Jakarta Selatan.

Ketika memasuki area pameran yang berbentuk persegi, pengunjung akan disambut dengan ruangan gelap dan cahaya redup.

Pada dinding yang ada di ruangan tersebut, pengunjung akan diperlihatkan gambaran animasi tentang alam semesta, seperti galaksi, bumi, dan cahaya.

Gambaran alam semesta ini akan bergerak mengikuti sensor kaki pengunjung. Cahaya animasi di dinding juga bergerak-gerak dan bersinar dengan indah.

Untuk menghasilkan pengalaman unik tersebut, Imagispace menggunakan teknologi projector dan sensor untuk memvisualisasikan sketsa yang dibuat oleh tim.

Salah satu inspirasi pameran seni Imagispace berasal dari seniman lukis Van Gogh.

Pameran seni yang pernah digelar pada 2020 itu, kini baru menyediakan satu tema, yaitu Lost In Space, yang dapat dikunjungi pada periode 11 Desember 2021 - 9 Januari 2022.

Suasana tema Lost In Space di Imagispace, Ashta District 8 lantai Ground Floor, Senin (20/12/2021).KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARRORROH ITSNAINI Suasana tema Lost In Space di Imagispace, Ashta District 8 lantai Ground Floor, Senin (20/12/2021).

Executive Officer SGE Live Imagi Space, Mervi Sumali menjelaskan, instalasi tersebut terinspirasi dari hubungan manusia di dunia, baik dengan alam semesta maupun antar manusia.

"Jadi "The Universe of Us" itu cerita tentang imajinasi dan koneksi dengan alam. Serta human connection, the energy that comes between us"," ujarnya kepada Kompas.com, Senin.

Baca juga:

Sementara tema Lost in Space memiliki arti setiap tarikan napas dari manusia adalah sesuatu yang berharga dan patut disyukuri.

"Contoh saat anak mencium tangan ibunya, it makes you alive, semesta mempertemukan dua manusia yang saling menyayangi dan terhubung," jelas Mervi.

Selain itu, tema Lost In Space diharapkan Mervi dapat membuat pengunjung untuk berkontemplasi dan berpikir mengenai keberadaan di alam semesta.

"I think art is a therapy. Kita bersyukur masih bisa melihat keindahan, meski secara digital, di tengah kondisi seperti ini," lanjut dia.

Donasi pohon untuk Kalimantan

Suasana tema Lost In Space di Imagispace, Ashta District 8 lantai Ground Floor, Senin (20/12/2021).KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARRORROH ITSNAINI Suasana tema Lost In Space di Imagispace, Ashta District 8 lantai Ground Floor, Senin (20/12/2021).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com