Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah TIME - Kompas.com

Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah TIME

Adhika Pertiwi
Kompas.com - 04/10/2011, 12:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bandar Lampung akan menjadi tuan rumah Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME) 2011 pada 12 Oktober sampai 14 Oktober 2011. Pemilihan Bandar Lampung sebagai tuan rumah dimaksudkan untuk mempromosikan Sumatera ke pasar internasional. Hal tersebut diungkapkan Sapta Nirwandar, Direktur Jenderal Promosi Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Senin (3/10/2011), di Jakarta.

“Setelah dua tahun berturut-turut TIME diselenggarakan di Lombok dan Sumbawa, kali ini akan diadakan di Sumatera yang lebih dekat dengan pasar, yaitu Jakarta,” kata Sapta.

TIME 2011 atau Pasar Wisata Indonesia 2011 merupakan contract trade show di Indonesia yang mempertemukan industri pariwisata sebagai penjual dan buyers dari luar negeri sebagai pembeli untuk melakukan transaksi produk pariwisata di Indonesia.

Para pembeli terdiri dari operator tur internasional, sementara para penjual adalah para pemangku kepentingan wisata seperti hotel, maskapai penerbangan, pelaku-pelaku MICE, dan lain sebagainya.

Ketua Steering Comittee TIME 2011 Meity Robot mengungkapkan, TIME 2011 ini akan diikuti oleh puluhan buyers dari 28 negara.

“Sampai saat ini, sudah terdaftar 82 buyers. Tetapi, kami berharap, sampai dimulainya acara, ada 100 buyers yang mengikuti pasar wisata ini,” kata Meity.

Untuk para penjual, lanjut Meity, terdapat sekitar 77 sellers dari berbagai instansi, organisasi, dan badan usaha pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksanaan TIME 2011 akan diadakan di Hotel Novotel, Bandar Lampung. Sapta mengungkapkan, TIME 2011 akan dilaksanakan berbarengan dengan Festival Krakatau 2011 untuk mengenalkan wisata budaya, sejarah, ataupun kuliner di Lampung. Penyelenggaraan TIME di Sumatera ini untuk mendorong lebih banyak investor mengembangkan hotel baru dan produk wisata lainnya, sekaligus untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta fasilitas-fasilitas pariwisata.

“Dengan modal sekitar Rp 5 miliar, kami menargetkan transaksi meningkat 10 persen hingga 15 persen dari TIME tahun 2010 di Lombok yang menghasilkan transaksi senilai 17,5 juta dollar AS,” kata Meity menambahkan.

PenulisAdhika Pertiwi
EditorA. Wisnubrata

Terkini Lainnya

3 Oleh-oleh Kue Unik dari Tokyo

3 Oleh-oleh Kue Unik dari Tokyo

Jepang Terkini
Ini Dia 10 Kota Hijau Terbaik di Dunia

Ini Dia 10 Kota Hijau Terbaik di Dunia

Travel Story
Mengapa Jarang Hotel yang Punya Lantai 13?

Mengapa Jarang Hotel yang Punya Lantai 13?

Hotel Story
Berfoto Bersama Raja Salman dan Jokowi di Kebumen, Mau?

Berfoto Bersama Raja Salman dan Jokowi di Kebumen, Mau?

Travel Story
Daftar Negara Penyumbang Wisman Incaran Indonesia Tahun 2018

Daftar Negara Penyumbang Wisman Incaran Indonesia Tahun 2018

News
Upaya Pemerintah Tangkal Hoaks Gunung Agung

Upaya Pemerintah Tangkal Hoaks Gunung Agung

News
Target Datangkan 15 Juta Wisman Tahun Ini, Berapa yang Sudah Dicapai?

Target Datangkan 15 Juta Wisman Tahun Ini, Berapa yang Sudah Dicapai?

News
Apa Itu Pokdarwis?

Apa Itu Pokdarwis?

News
Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali

Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali

News
20 Kota Terbaik di Dunia untuk Wisata Belanja

20 Kota Terbaik di Dunia untuk Wisata Belanja

News
Sriwijaya dan NAM Air Permudah Wisatawan ke Raja Ampat

Sriwijaya dan NAM Air Permudah Wisatawan ke Raja Ampat

News
Nasi Penggel, Kuliner Khas Kebumen yang Hanya Ada di Pagi Hari

Nasi Penggel, Kuliner Khas Kebumen yang Hanya Ada di Pagi Hari

Food Story
Pantai Nglolang, Mirip Pantai Pribadi...

Pantai Nglolang, Mirip Pantai Pribadi...

Travel Story
Yuk Cicipi Burger Mesrah Pendopo di Aceh

Yuk Cicipi Burger Mesrah Pendopo di Aceh

Food Story
Ini Petunjuk Wisata Halal Ramah Muslim di Taiwan

Ini Petunjuk Wisata Halal Ramah Muslim di Taiwan

Travel Tips

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM