Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pendaki Terjebak di Tebing Gunung Yandang di China

Kompas.com - 08/05/2024, 14:33 WIB
Zeta Zahid Yassa,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Sumber CNN,UNESCO

KOMPAS.com - Para pendaki yang tengah mendaki Gunung Yandang di Provinsi Zhejiang, China, terlihat terjebak di tebing selama lebih dari satu jam.

Dilansir dari CNN, Rabu (8/5/2024), para pendaki terlihat berpegangan pada tali dan bertumpu pada besi di tebing di sepanjang rute pendakian.

Baca juga: Spot Foto Pohon di Puncak Kawah Ijen Ditutup, Imbas Turis China Jatuh ke Jurang

Adapun mereka melakukan via ferrata, teknik memanjat dengan mendaki tangga besi yang "ditanam" di dinding tebing, dilaporkan oleh Kompas.com, Rabu (17/8/2016).

Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial China, ditambah dengan foto-foto para pendaki yang bergelantungan di sisi tebing sembari menunggu pendaki lain untuk maju di sepanjang jalur via ferrata.

Baca juga:

Jumlah pendaki lebih dari perkiraan

Ilustrasi Gunung Yandang di Zhejiang, China.Dok. Shutterstock/NG-Spacetime Ilustrasi Gunung Yandang di Zhejiang, China.

Perusahaan yang mengelola via ferrata, Wenzhou Dingcheng Sports Development Co, Ltd, mengaku, mereka telah meremehkan jumlah pendaki yang tertarik untuk menjajal gunung tersebut. 

"Akibat kesalahan penilaian kami terhadap jumlah pelaku perjalanan yang akan datang; kurangnya kontrol lalu lintas yang efektif, seperti sistem reservasi tiket; dan kekurangan dalam manajemen di lokasi, para pelaku perjalanan ditahan dan terjebak di jalur pendakian," bunyi keterangan dari perusahaan tersebut.

Sebagai tindakan responsif, perusahaan tersebut telah menghentikan sementara penjualan tiket sambil menangani situasi ini secara internal. 

Mereka juga berencana meluncurkan sistem kontrol untuk para pengunjung mendatang agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.

Baca juga: Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Sebagai informasi, Gunung Yandang berketinggian sekitar 1.150 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan suhu rata-rata per tahunnya sekitar 17,5 derajat celsius.

Dilansir dari laman UNESCO, gunung ini diajukan ke daftar Situs Warisan Dunia UNESCO dan masih ada di tentative list (daftar sementara).

Terdapat tiga ekosistem di wilayah Gunung Yandang yakni ekosistem hutan, ekosistem air tawar, dan ekosistem laut.

Baca juga:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com