Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Turis India Senang Menginap di Pedesaan Bali

Kompas.com - 28/08/2014, 10:42 WIB
DENPASAR, KOMPAS.com - Wisatawan India dalam liburannya di Bali lebih senang menginap di hotel-hotel atau vila yang berlokasi di daerah pinggiran sungai atau tebing di daerah pedesaan di kawasan wisata Payangan, Kabupaten Gianyar.

"Banyak pelancong asal India yang menginap di hotel bintang lima yang berada di daerah kawasan wisata Begawan, Payangan 35 Km timur laut Denpasar," kata Ketut Sudarta, seorang petugas hotel yang biasa mengurus kedatangan tamu di wilayah tersebut, Rabu (27/8/2014).

Selain turis asal India yang banyak menginap sambil menyaksikan pemandangan alam yang dilengkapi dengan gemercik air di Sungai Ayung, yang terpanjang di Bali, juga banyak turis asal Korea, Taiwan maupun asal Tiongkok.

Mereka bisa menginap di sini dua atau tiga hari kemudian beralih ke hotel yang ada di daerah pesisir pantai seperti di kawasan wisata Sanur, Nusa Dua atau di perkampungan turis dunia di daerah pantai Kuta, Seminyak maupun di daerah Kerobokan Badung.

"Sangat masuk akal jika turis India semakin banyak datang berlibur ke Pulau Dewata, tentu berkat adanya persamaan budaya yang berlandaskan Agama Hindu, dan ini pula salah satu faktornya," kata Pengamat Pariwisata Bali, Tjokorda Gede Agung dalam kesempatan terpisah.

BARRY KUSUMA Desa Adat Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.
Secara naluri, manusia berkeinginan mengetahui sesuatu yang ada kesamaan budaya yang didasari perkembangan Agama Hindu antara yang ada di negara asalnya yakni India dengan yang tumbuh dan berkembang di daerah Bali.

Promosi pariwisata yang pernah dilakukan Pemprov Bali ke India, tampaknya sudah memberikan hasil yang cukup menggembirakan sebab mampu menarik minat turis India yang berkunjung ke Bali terus bertambah banyak.

Sesuai laporan Dinas Pariwisata Bali, kedatangkan turis India ke Bali sebanyak 51.584 orang selama Januari-Juli 2014 bertambah hingga 38,57 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013 yang hanya 37.225 orang.

Lonjakan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) asal India yang melakukan perjalanan wisata ke Bali sesuai keinginan pemerintah yang berupaya membidik lebih banyak orang-orang kaya yang ada di India untuk datang berlibur ke Bali.

Gede Agung mengatakan, adanya hubungan baik yang ditindaklanjuti dengan kerja sama kebudayaan antara Bali dan India, maka diharapkan akan menambah gairah bagi rakyat yang berpenghasilan tinggi di India datang berlibur ke Pulau Dewata.

The Samaya Ubud Makan malam romantis di Swept Away yang berada di The Samaya Ubud, Bali.
Muncul pusat-pusat kebudayaan India dengan praktek Yoga, serta mendatangkan pelatih dari negeri seberang itu, otomatis akan mampu memberikan informasi tentang budaya Bali setelah mereka kembali ke India.

Sementara masyarakat Bali, juga semakin banyak melakukan perjalanan wisata dengan tujuan utama ke Sungai Gangga di India, akan terjadi komunikasi di antara kedua masyarakat yang menganut paham Hindu.

Adanya saling kunjungan itu diharapkan turis India semakin banyak ke Bali bahkan saat ini peranan India sebagai negara pemasok turis asing ke Bali tercatat 2,47 persen dari seluruh turis asing ke Bali sebanyak 2.089.706 orang selama Januari-Juli 2014.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Travel Update
Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Travel Update
Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Travel Update
Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Travel Update
4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

Jalan Jalan
3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

Hotel Story
Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com