Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

NTB Targetkan 3 Juta Wisatawan

Kompas.com - 28/10/2015, 08:09 WIB
MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2016 menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu mencapai 3 juta orang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal di Mataram, Selasa (27/10/2015), mengatakan target kunjungan itu tidak terlepas dengan penghargaan yang diraih NTB di ajang World Halal Travel Award di Uni Emirat Arab.

Dalam ajang itu, NTB diwakili Lombok meraih dua penghargaan sebagai daerah tujuan wisata halal terbaik di dunia dan wisata bulan madu halal terbaik di dunia 2015.

"Apa yang dicapai Lombok diyakini akan mendongkrak kunjungan wisatawan untuk datang ke NTB. Bahkan, Kementerian Pariwisata berharap banyak kepada NTB mampu menyumbang kenaikan kunjungan wisatawan ke Indonesia," kata Faozal.

"Ditetapkannya NTB sebagai destinasi halal terbaik dunia telah mengubah peta pasar pariwisata di Asia. Kini, Lombok sudah dilirik oleh tour travel yang mengelola muslim traveler di negara muslim maupun nonmuslim," jelasnya.

BARRY KUSUMA Pulau Satonda di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Ia mengatakan pangsa pasar wisata halal tidak lagi hanya wisatawan muslim karena orang-orang kaya di Eropa, dan Amerika setiap tahun akan mencari lokasi bepergian.

"Lombok dapat sebagai alternatif tujuan wisata sehingga peta pariwisata mulai berubah tidak lagi diwakili Malaysia dan Singapura, tetapi sekarang ada Lombok," ujarnya.

Kendati demikian, mantan Kepala Museum NTB mengatakan, untuk bisa mencapai target 3 juta wisatawan tentu pekerjaan berat yang harus bisa disiasati pemerintah daerah.

Salah satunya adalah melakukan pembenahan di destinasi wisata dan pelayanan seperti persoalan keamanan dan kenyamanan. Sebab, jika tidak dipelihara maka kepercayaan wisatawan bisa ikut turun.

Selain itu, konektivitas penerbangan menuju Lombok perlu dibenahi hingga saat ini penerbangan dari berbagai negara menuju Lombok belum tercukupi.

KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYAT Pendakian sisi timur Gunung Barujari di kaldera Gunung Rinjani (3.726 m), Jumat (30/9/2011). Rinjani merupakan bagian dari Gunung Samalas yang meletus hingga melumpuhkan dunia pada tahun 1257. Superletusan mengakibatkan terbentuknya kaldera dan danau.
"Tanpa dukungan konektivitas mustahil juga angka kunjungan bisa dicapai. Karenanya, dukungan pemerintah dan maskapai sangat diperlukan daerah," imbuhnya.

Faozal mengatakan menyongsong kunjungan tiga juta wisatawan di tahun 2016, NTB akan mengangkat tema "Pesona Lombok-Sumbawa" menggantikan "Visit Lombok Sumbawa" sebagai jargon NTB menarik minat wisatawan.

"Dengan tagline baru nanti, kami optimis angka kunjungan tiga juta wisatawan ke NTB bisa tercapai," tambah Faozal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga Mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga Mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahim Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahim Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

Travel Tips
Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Travel Update
10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

Travel Tips
Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Travel Update
Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Angkut Lebih dari 200.000 Penumpang

Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Angkut Lebih dari 200.000 Penumpang

Travel Update
Milan di Italia Larang Masyarakat Pesan Makanan Malam Hari

Milan di Italia Larang Masyarakat Pesan Makanan Malam Hari

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com