Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menarik Kunjungan Turis Perbatasan dengan Suara Siti Badriah

Kompas.com - 04/04/2017, 21:08 WIB
Kontributor Pontianak, Yohanes Kurnia Irawan

Penulis

SANGGAU, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata memboyong artis penyanyi dangdut nasional, Siti Badriah dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Kota Sanggau yang ke 401 yang dipusatkan di kawasan Sabang Merah, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (3/4/2017).

Sebelumnya, Kemenpar pernah menyelenggarakan Festival Wonderful Indonesia di perbatasan Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, pada awal November 2016 lalu. Festival ini mengusung konsep cross-border. Sibad, sapaan khas Siti Badriah juga merupakan salah satu artis pendukung acara itu.

Menurut data dari Kemenpar, acara itu menyedot 6.137 pengunjung wisatawan asal Sarawak, Malaysia dalam dua hari kegiatan. Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi, Asdep Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintahan Kemenpar Eddy Susilo mengatakan, dengan konsep cross-border tourism Kemenpar berupaya mendatangkan turis mancanegara, terutama dari negara tetangga untuk berkunjung ke Indonesia. Termasuk Kabupaten Sanggau, yang berbatasan langsung dengan pintu PLBN Entikong.

 "Saat ini PLBN Entikong sudah diresmikan presiden Jokowi yang secara otomatis akan terjadi kegiatan perekonomian, termasuk didalamnya industri pariwisata," ujar Eddy kepada KompasTravel, Senin (3/4/2017).

Salah satu bentuk kegiatan pariwisata yang dikemas Kemenpar di antaranya adalah menyelenggarakan konser musik. Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan dalam penyelenggaraan peringatan HUT Kota Sanggau ini, Kemenpar mendatangkan Sibad untuk memeriahkan rangkaian acara.

Promosi kegiatan pun disebar melalui selebaran, spanduk dan menggandeng media lokal di Sarawak untuk menarik minat wisatawan Malaysia berkunjung ke Kabupaten Sanggau. Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan, pihaknya mengapresiasi dukungan dari Kemenpar dalam kegiatan tersebut.

Selain penampilan Siti Badriah, panitia juga menggelar pameran yang melibatkan berbagai unsur satuan kerja perangkat daerah, forkopimda dan swasta di kawasan Sabang Merah.

"Ini merupakan momentum dimana peringatan hari jadi Kota Sanggau ini baru pertama kali dirayakan setelah usianya mencapai 401 tahun," ujar Paolus.

Rangkaian kegiatan sendiri, sambung Paolus sudah dimulai sejak beberapa hari yang lalu dengan napak tilas sejarah awal berdirinya Sanggau di komplek istana Surya Negara. Kemudian dilanjutkan dengan meresmikan kelompok sadar wisata dan kampung wisata Kabana di lokasi tersebut.

Apel peringatan HUT juga digelar pada hari Senin, 3 April 2017 yang bertepatan dengan hari jadi kota Sanggau. Peserta apel menggunakan pakaian khas tradisional dari berbagai daerah Nusantara, yang dilanjutkan dengan tarian daerah, penampilan barongsai dan Reog Ponorogo.

Usai apel, kemudian dilanjutkan dengan parade berjalan dari Kantor Bupati menuju kawasan kampung budaya Sentana yang diakhiri dengan makan berami atau makan bersama.

"Tentu kita berharap akan ada kegiatan peringatan HUT selanjutnya pada tahun yang akan datang dengan tujuan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sanggau," katanya.

Sementara itu, Siti Badriah mengatakan senang masih diberikan kepercayaan untuk mengisi rangkaian kegiatan tersebut. Ia mengaku terkesan dengan wilayah perbatasan.

"Saya senang bisa kembali menghibur masyarakat dan menjadi tau dengan kondisi wilayah di perbatasan," kata Siti Badriah.

Sibad membawakan 8 lagi andalan dalam konser tersebut diantaranya Bara Bere, Terong Dicabein, Berondong Tua, Goyang Dumang, Suami Kawin Lagi, Ku Tak Bisa, Sabda Cinta dan Senandung Cinta. Ribuan masyarakat tumpah ruah, melebur menjadi satu bersama pengunjung dari komunitas Big Bikers Club Sarawak, Malaysia. Konser berjalan dengan lancar dan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com