Selecta, Obyek Wisata Favorit di Kota Batu Selama Libur Sekolah - Kompas.com

Selecta, Obyek Wisata Favorit di Kota Batu Selama Libur Sekolah

Kontributor Malang, Andi Hartik
Kompas.com - 17/07/2017, 06:03 WIB
Sejumlah wisatawan saat menikmati kebun bunga di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (16/7/2017)KOMPAS.com / Andi Hartik Sejumlah wisatawan saat menikmati kebun bunga di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (16/7/2017)

MALANG, KOMPAS.com - Menjelang sore, Minggu (16/7/2017), wisatawan di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur masih tampak ramai. Ribuan wisatawan yang datang dari sejumlah daerah masih menikmati berbagai wahana yang ada di lokasi itu.

Direktur PT Selecta, Sujud Hariadi, mengatakan bahwa selama libur sekolah kunjungan wisatawan di lokasi wisata yang ada di ketinggian 1.150 meter di atas permukaan laut itu meningkat tajam. Rata-rata, per hari mencapai 7.000 kunjungan.

Dengan begitu, terhitung sejak awal libur sekolah yang bersamaan dengan libur Lebaran hingga Minggu (16/7/2017), jumlah kunjungan tercatat sudah mencapai 160.000 orang.

"Hari ini puncaknya karena besok (Senin, 17/7/2017) sudah masuk sekolah," katanya kepada KompasTravel.

Suasana pengunjung di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (16/7/2017). Selama libur sekolah, kunjungan wisatawan di lokasi itu meningkat tajam.KOMPAS.com / Andi Hartik Suasana pengunjung di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (16/7/2017). Selama libur sekolah, kunjungan wisatawan di lokasi itu meningkat tajam.

Hariadi mengatakan, mayoritas turis yang datang bewisata ke lokasi itu adalah keluarga dan rombongan. Namun ada juga yang datang berpasangan. Mereka berasal dari Malang, Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Lamongan dan Madura.

"Kebanyakan wisatawan dari Jawa Timur. Ada juga wisatawan asing. Jepang, Taiwan, Malaysia dan Hongkong," jelasnya.

Banyak alasan kenapa wisatawan menggemari obyek wisata yang dibangun pada tahun 1930 ini. Selain harga tiket yang murah dan wahana yang lengkap, wisatawan dibebaskan membawa bekal dari luar.

Oleh karena itu, wisatawan yang datang bersama keluarganya bisa menggelar tikar sembari menyaksikan pesona alam sambil makan-makan.

"Kalau di sini kita membebaskan pengunjung untuk piknik. Kita membebaskan pengunjung untuk membawa bakal. Bisa makan bareng di sini. Jadi mereka merasa ini gaya saya. Tapi impact-nya bisa sampai lama di sini," katanya.

Suasana pengunjung di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (16/7/2017). Selama libur sekolah, kunjungan wisatawan di lokasi itu meningkat tajam.KOMPAS.com / Andi Hartik Suasana pengunjung di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (16/7/2017). Selama libur sekolah, kunjungan wisatawan di lokasi itu meningkat tajam.

Akibat naiknya jumlah kunjungan itu, manajemen Selecta harus menambah petugas. Antara lain adalah petugas parkir, yang biasanya 24 orang menjadi 40 orang yang berasal dari warga setempat.

Kendaraan yang tidak bisa parkir di dekat pintu masuk, bisa parkir di lokasi yang agak jauh dengan fasilitas penjemputan oleh kendaraan yang sudah disiapkan. Ada enam kendaraan yang siap antar jemput penumpang dari lokasi parkir ke pintu masuk.

Selain itu, manajemen Selecta juga menambah petugas dengan karyawan lepas yang merupakan lulusan SMA sederajat untuk menjaga sejumlah wahana bermain. Seiring dengan antusiasme wisatawan terhadap obyek wisata itu, manajemen juga terus berbenah. Baru-baru ini, ada penambahan wahana water slide atau peluncuran air. Restoran yang saat ini ada di dekat pintu masuk rencananya akan dipindah ke lokasi paling atas.

"Wahana ember tumpah juga masih dalam pengerjaan," katanya.

Selecta merupakan obyek wisata yang memadukan pesona alam dan wahana permainan. Bagian paling bawah ada water park yang dibuat untuk berenang. Di atasnya ada kebun bunga tematik. Lokasi itu sering dijadikan tempat berfoto ria.

Di atasnya lagi ada sepeda angin, wisata naik kuda dan wahana bermain lainnya. Pemandangan alam di lokasi itu juga bagus karena dikelilingi oleh Gunung Welirang, Arjuna, Panderman, dan Anjasmoro.

PenulisKontributor Malang, Andi Hartik
EditorSri Anindiati Nursastri

Komentar

Close Ads X