Setelah Makau, AirAsia Akan Terbang Langsung dari India ke Indonesia - Kompas.com

Setelah Makau, AirAsia Akan Terbang Langsung dari India ke Indonesia

Wahyu Adityo Prodjo
Kompas.com - 07/08/2017, 22:03 WIB
Pesawat Airbus 330-300 milik Maskapai AirAsia X yang baru mendarat di Sydney, setelah melakukan penerbangan dari Denpasar, Bali.  KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO Pesawat Airbus 330-300 milik Maskapai AirAsia X yang baru mendarat di Sydney, setelah melakukan penerbangan dari Denpasar, Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah meresmikan rute direct flight baru yakni Jakarta - Makau, AirAsia akan membuka rute penerbangan langsung dari Kalkuta, India ke Indonesia jelang akhir tahun 2017.

Hal itu diungkapkan Chief Executive Officer (CEO) AirAsia Group untuk Indonesia, Dendy Kurniawan.

"Kami baru dapat persetujuan dari pemerintah India dan Indonesia. Kami akan buka dari Kolkata. Kolkata adalah kota kedua setelah (kami buka) Mumbai. Dalam waktu dekat kami akan launching," kata Dendy dalam acara penyambutan penerbangan perdana AirAsia rute Jakarta - Makau di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta, Senin (7/8/2017).

BACA: Penerbangan Langsung AirAsia dari Makau Mendarat di Tangerang

 

Ia mengatakan rencana pembukaan rute penerbangan langsung dari India ke Indonesia merupakan bagian dari ekspansi AirAsia. Dendy menyebut rute penerbangan langsung dari India direncanakan dimulai bulan November atau Desember tahun ini.

"Kami lihat apakah nanti ke Jakarta atau ke Bali," tambah Dendy.

Rute penerbangan langsung dari India tersebut bakal dilayani oleh pesawat bertipe Airbus A320. Pesawat tersebut berkapasitas 180 penumpang.

Penerbangan AirAsia X Indonesia dari Bali menuju Mumbai beroperasi mulai 19 Mei 2017 dengan frekuensi 7 kali seminggu. Sementara, rute Jakarta - Makau mulai beroperasi pada 7 Agustus 2017 dengan frekuensi tiga kali seminggu.

Acara penyambutan penerbangan perdana Air Asia rute Jakarta - Makau dihadiri Chief Executive Officer (CEO) AirAsia Group untuk Indonesia, Dendy Kurniawan; CEO AirAsia, Tony Fernandes; Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana; Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin; dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso.

PenulisWahyu Adityo Prodjo
EditorSri Anindiati Nursastri

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM