Setelah Tempuh 107 Km, Peserta Jelajah Sepeda Flores Diharapkan Bermalam di Kelimutu - Kompas.com

Setelah Tempuh 107 Km, Peserta Jelajah Sepeda Flores Diharapkan Bermalam di Kelimutu

Kontributor Manggarai, Markus Makur
Kompas.com - 12/08/2017, 21:48 WIB
Tim Jelajah Sepeda Flores (JSF) yang digelar Kompas start di samping lapangan di Jalan Pos, Maumere, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (12/8/2017) pagi.  KOMPAS.COM/SANDRO GATRA Tim Jelajah Sepeda Flores (JSF) yang digelar Kompas start di samping lapangan di Jalan Pos, Maumere, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (12/8/2017) pagi.

ENDE, KOMPAS. com - Hari pertama peserta Jelajah Sepeda Flores ( JSF) yang digelar harian  Kompas, direncanakan bermalam di kawasan perbukitan Kelimutu, Desa Waturaka, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (12/8/2017).

Perhentian pertama ini setelah para peserta menempuh perjalanan dari Maumere, Ibukota Kabupaten Sikka, menuju ke kawasan Kelimutu sekitar 107 kilometer.

Demikian dijelaskan Koordinator Jelajah Sepeda Flores (JSF) 2017, Jannes Eudes Wawa, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (12/8/2017).

Pada Jelajah Sepeda Flores 2017, lanjut Jannes, ada 68 orang peserta yang terdiri dari 50 orang pesepeda dan 18 orang tim pendukung.

Seperti diberitakan sebelumnya, awal etape I Jelajah Sepeda Flores (JSF) yang digelar Kompas, Sabtu (12/8/2017), langsung berhadapan dengan tanjakan panjang.

Tim memulai start di samping lapangan di Jalan Pos, Maumere, Nusa Tenggara Timur setelah acara seremonial pelepasan pukul 08.00 Wita.

Rute etape I ini menuju Kelimutu sejauh 107 KM.

Pada awal jelajah, peserta harus menggilas jalanan Maumere yang menanjak dan berkelok-kelok sekitar 10 KM. Wartawan Kompas.com, Sandro Gatra, yang menjadi salah satu peserta melaporkan, "Bagi saya, ini benar-benar pemanasan yang membakar."

"Setelah istirahat mengatur napas di KM 10, jalanan selanjutnya menurun. Dapat bonus, istilah yang biasa dipakai peserta," kata Sandro. 

 Baca selengkapnya: Jelajah Sepeda Flores, Pemanasan Tanjakan Sepanjang 10 Kilometer

Koordinator Jelajah Sepeda Flores 2017, Jannes Eudes Wawa, mengatakan, gowes kali ini mengambil rute yang berbeda dengan tahun lalu.

"Kali ini akan menuju Riung, Kabupaten Ende, Ngada, dengan melintasi wilayah Kabupaten Nagekeo. Bahkan kali ini akan melintasi Ruteng dari timur ke barat dengan mengunjungi obyek-obyek wisata di Pulau Flores," jelas Jannes.

Jannes menjelaskan ada enam etape yang dijelajahi oleh para penggowes. Rute pertama Maumere-Kelimutu; rute kedua Kelimutu-Riung; rute ketiga Riung-Ngada; rute keempat Bajawa-Ruteng; rute kelima Ruteng-Waerebo;  dan rute keenam Waerebo-Labuan Bajo.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Manggarai, Markus Makur
EditorAmir Sodikin
Komentar

Terkini Lainnya

Asyiknya Membuat Noken di Pulau Sauwandarek Raja Ampat

Asyiknya Membuat Noken di Pulau Sauwandarek Raja Ampat

Travel Story
Mengunjungi Hutan Purba di Dasar Goa Jomblang

Mengunjungi Hutan Purba di Dasar Goa Jomblang

Travel Story
Sama-Sama Dingin, Apa Beda Daging Sapi Impor Beku dan Sejuk?

Sama-Sama Dingin, Apa Beda Daging Sapi Impor Beku dan Sejuk?

Food Story
Selain Alam, Kini Raja Ampat Kembangkan Wisata Olahraga

Selain Alam, Kini Raja Ampat Kembangkan Wisata Olahraga

News
'Marble' pada Daging Sapi, Apakah Itu?

"Marble" pada Daging Sapi, Apakah Itu?

Food Story
Layanan Antar Jemput Bagasi di Bandara, Seperti Apa?

Layanan Antar Jemput Bagasi di Bandara, Seperti Apa?

News
Festival Terbesar di Raja Ampat Kembali Digelar

Festival Terbesar di Raja Ampat Kembali Digelar

News
PT Angkasa Pura I Sediakan Layanan Antar Jemput Bagasi

PT Angkasa Pura I Sediakan Layanan Antar Jemput Bagasi

News
Ketika Djarot Ingin Lihat Komodo

Ketika Djarot Ingin Lihat Komodo

News
Pelancong, Kyoto, dan Kimono...

Pelancong, Kyoto, dan Kimono...

Travel Story
Lewat Karnaval, Tasikmalaya Siap Menuju Destinasi Industri Kreatif

Lewat Karnaval, Tasikmalaya Siap Menuju Destinasi Industri Kreatif

News
Numpang Sarapan di Atas Jukung Pasar Apung

Numpang Sarapan di Atas Jukung Pasar Apung

Travel Story
Tuturangiana Andala, Tradisi Sedekah Laut Masyarakat Pulau Makasar

Tuturangiana Andala, Tradisi Sedekah Laut Masyarakat Pulau Makasar

Travel Story
Prefektur Gunma, dari 'Onsen' sampai Museum Mainan

Prefektur Gunma, dari "Onsen" sampai Museum Mainan

Jepang Terkini
Venesia Belum Tenggelam...

Venesia Belum Tenggelam...

Travel Story

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM