Jangan Sampai “Kena Batu” Saat Berlibur ke Las Vegas - Kompas.com

Jangan Sampai “Kena Batu” Saat Berlibur ke Las Vegas

Palupi Annisa Auliani
Kompas.com - 02/12/2017, 14:33 WIB
Salah satu lukisan bernuansa Venesia, Italia, di langit-langit Hotel The Venetian di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Rabu (29/11/2017) malam waktu setempat.KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Salah satu lukisan bernuansa Venesia, Italia, di langit-langit Hotel The Venetian di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Rabu (29/11/2017) malam waktu setempat.


LAS VEGAS, KOMPAS.com
– Kebanyakan orang Indonesia cenderung tak membawa sejumlah peralatan harian saat berlibur dan menginap di hotel. Kebiasaan seperti ini rentan “kena batu” alias kecele di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Bagi kebanyakan wisatawan, berlibur ke hotel berarti tinggal bawa badan karena semua peralatan harian dianggap sudah tersedia di kamar, apalagi bila hotel yang ditinggali adalah hotel berbintang. Sayangnya, hotel di Las Vegas menegasikan pendapat itu.

“Kamarnya besar, bagus, ada ruang tamunya segala. Tapi sikat gigi tidak ada, sandal juga tidak ada. Orang Asia seperti kita tak biasa begitu,” ujar Fon, salah satu tamu hotel asal Thailand, saat berbincang dengan Kompas.com di Las Vegas, Selasa (28/11/2017).

Ruang tamu dan kerja di dalam kamar hotel The Venetian di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Senin (27/11/2017) waktu setempat.KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Ruang tamu dan kerja di dalam kamar hotel The Venetian di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Senin (27/11/2017) waktu setempat.

Hotel bintang lima seperti The Venetian di Las Vegas antara lain punya tarif tak sampai 200 dollar AS per malam. Untuk harga itu, kamar yang didapat berukuran sekitar 8 meter x 4 meter persegi.

(Baca juga : Tak Cuma Kasino yang Ada di Las Vegas)

Ada ruang tamu, dua televisi layar lebar, sepasang tempat tidur yang masing-masing cukup lebar, serta kamar mandi lega yang dilengkapi bathtub.

Namun, itu tadi. Sikat gigi, sisir, dan sandal, adalah yang langsung ketahuan tidak tersedia dalam daftar fasilitas.

“Saya tengah malam harus keluar hotel, beli sikat gigi dan sisir,” ujar Cakrawala, salah satu tamu dari Jakarta sambil tertawa.

Pemandangan Las Vegas Blvd dari salah satu serambi sisi hotel The Venetian, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Rabu (29/11/2017) malam waktu setempat.KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Pemandangan Las Vegas Blvd dari salah satu serambi sisi hotel The Venetian, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Rabu (29/11/2017) malam waktu setempat.

Untungnya, ada banyak toko yang buka 24 jam di Las Vegas. Lokasinya juga relatif tak jauh dari hotel, bahkan bisa jadi berada dalam satu area dengan hotel.

Kalau di Indonesia bertebaran Alfamart dan Indomaret, buat analoginya, di sini ada banyak Walgreens dan CVS di Las Vegas. Aslinya toko obat, praktiknya segala ada di sana.

Dari camilan sampai rute ke kamar

Berikutnya, jangan cari dua botol air mineral gratis di seantero kamar, karena memang tidak akan ada. Kalau tahu dan yakin, air minum bisa langsung didapat dari keran sih memang. Standar air keran di Las Vegas sudah layak minum meski otoritas setempat memberi sejumlah catatan peringatan.

Menu dan daftar harga minibar The VenetianKOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Menu dan daftar harga minibar The Venetian

Semua camilan dan minuman di hotel tersebut berbayar. Mahal, tentu saja. Air minum kemasan ukuran 500 mililiter dibanderol 6 dollar AS, setara sekitar Rp 80.000, per botol. Ukuran 1 liter harganya 8,5 dollar AS.

Untuk penikmat minuman beralkohol, harga termurah dari pasokan di minibar kamar hotel ini adalah 7 dollar AS. Itu harga untuk bir impor dalam kaleng dari pabrikan Belanda. Kalau seleranya sampanye, minuman itu dalam botol ukuran 375 mililiter berharga 51 dollar AS.

Lagi-lagi, toko 24 jam jadi penyelamat. Cemilan, minuman, peralatan penunjang elektronik (baca: colokan listrik, misalnya), dan sederet keperluan minimal harian, bisa dibeli di toko-toko ini. Harganya masuk akal, kok.

Salah satu toko Walgreens yang dapat ditemukan di Las Vegas Boulevard, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Rabu (29/11/2017) waktu setempat.KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Salah satu toko Walgreens yang dapat ditemukan di Las Vegas Boulevard, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Rabu (29/11/2017) waktu setempat.

Satu lagi yang perlu dikulik dulu sebelum bertandang ke Las Vegas adalah soal cuaca. Intinya, jangan sampai salah kostum.

Pada akhir November dan awal Desember seperti sekarang, Las Vegas sedang mengalami musim gugur. Namun, jangan langsung terbayang suhunya sudah sedingin kulkas di rumah. Rata-rata suhu di Las Vegas pada musim gugur masih di atas kisaran belasan derajat Celcius.

Catatannya, Las Vegas adalah wilayah di tengah gurun. Suhunya bisa ekstrem. Buat amannya, siapkan saja dua “mode” baju dingin. Yang satu adalah untuk suhu pada siang hari yang cukup pakai jaket biasa penahan embusan angin, sementara satu lagi untuk kebutuhan keluar hotel pada malam hari.

Madame Tussauds di Las Vegas, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Selasa (28/11/2017) waktu setempat.KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Madame Tussauds di Las Vegas, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Selasa (28/11/2017) waktu setempat.

Sebaliknya, bila bertandang ke Las Vegas pada musim panas, sebaiknya jalan-jalan di luar ruangan dilakukan dengan persiapan anti-sengatan panas matahari atau memilih waktu saat cuaca sudah agak adem.

Meski sekarang jalanan utama Las Vegas dipenuhi hotel dan pertokoan, matahari di Las Vegas tetap saja pakai “setelan” gurun pada musim panas, alias menyengat. Suhu 40 derajat Celcius sangat mungkin terjadi pada kondisi ini.

Baik pada musim yang butuh baju tebal maupun bersuhu menyengat, pelembab dan air minum sebaiknya jadi logistik harian selama di Las Vegas. Angin yang kering bisa bikin kulit kering sampai terasa gatal atau perih, sementara suhu ekstrem bisa mengacaukan sistem cairan tubuh.

Salah satu lorong di antara banyak lorong panjang di hotel The Venetian, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Rabu (29/11/2017)KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Salah satu lorong di antara banyak lorong panjang di hotel The Venetian, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Gambar diambil pada Rabu (29/11/2017)

O, iya. Hotel di Las Vegas cenderung besar-besar dengan lorong-lorong berliku. Dari pintu utama hotel sampai ke kamar, misalnya, bisa jadi harus “transit” di lebih dari dua jalur lift dan melewati beberapa pengkolan setelah menyusuri lorong yang lumayan panjang juga.

Pastikan mengenali “medan” tempat menginap untuk mendapatkan rute terpendek dari dan menuju kamar dari berbagai pilihan wahana yang tersedia di sana. Jangan sampai jalan-jalan di Las Vegas ternyata didominasi peristiwa selalu kesasar setiap kali hendak kembali ke kamar.

Kalau sampai kesasar atau salah ambil rute jalan kaki, mood pasti rusak, apalagi saat kaki pun sudah pegal dan isi kantong terkuras untuk belanja atau bergembira di sana. Amit-amit!

********************

Mau paket wisata gratis ke Thailand bersama 1 (satu) orang teman? Ikuti kuis kerja sama Omega Hotel Management dan Kompas.com dalam CORDELA VACATION pada link INI. Hadiah sudah termasuk tiket pesawat (PP), penginapan, dan paket tur di Bangkok.

PenulisPalupi Annisa Auliani
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM