Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Bodetabek Juga Pelesir ke Balai Kota DKI Jakarta

Kompas.com - 29/04/2017, 16:11 WIB
Alek Kurniawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Deretan karangan papan bunga yang ditujukan untuk Ahok dan Djarot terpampang di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Balai Kota DKI Jakarta hingga Jalan Medan Merdeka Utara di sebelah utara Monumen Nasional.

Hal ini membuat banyak warga yang datang khusus untuk berwisata karangan bunga ini. Tak hanya dari Jakarta, ada juga warga yang berasal dari Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

"Kami datang ke Balai Kota memang ingin lihat karangan bunga ini. Kami datang dengan rombongan enam orang," ujar Mashita, seorang warga Depok kepada KompasTravel, Sabtu (29/04/2017).

KOMPAS.COM/ALEK KURNIAWAN Selain rombongan dari wilayah satelit Jakarta, tampak pula rombongan lainnya. Seperti dari alumni SMA Santa Ursula dan SMA 3 PSKD Jakarta.t

Selain rombongan dari wilayah satelit Jakarta, tampak pula rombongan lainnya. Seperti dari alumni SMA Santa Ursula dan SMA 3 PSKD Jakarta.

"Kami datang untuk melihat karangan bunga yang kami kirim sekaligus menjadi ajang reuni," ujar Vera, salah satu alumnus SMA 3 PSKD Jakarta.

BACA: Berwisata Karangan Bunga di Balai Kota DKI Jakarta

Berbeda dengan rombongan Mashita dan Vera, Leo Kusnandar yang merupakan warga Ciledug, Tangerang, datang sambil bersepeda.

"Karena ini weekend dan juga libur, saya menyempatkan datang ke Balai Kota DKI Jakarta sambil bersepeda. Asyik pemandangan jadi warna-warni," ujarnya.

Saat ditanya mengenai jarak yang ditempuh dari Tangerang ke Jakarta, Leo menjawab dengan semangat. "Saya sudah terbiasa bersepeda, jadi jarak tak masalah buat saya. Apalagi setelah sampai di Balai Kota yang dipenuhi bunga warna-warni, saya jadi tambah semangat," ujarnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Larangan Study Tour ke Luar Provinsi Disesalkan Pelaku Wisata di Bantul

Larangan Study Tour ke Luar Provinsi Disesalkan Pelaku Wisata di Bantul

Travel Update
5 Wisata Alam di Purwokerto, Terdapat Kolam Alami di Tengah Hutan

5 Wisata Alam di Purwokerto, Terdapat Kolam Alami di Tengah Hutan

Jalan Jalan
5 Hotel Sekitar Dago Bakery Punclut Bandung, mulai Rp 190.000

5 Hotel Sekitar Dago Bakery Punclut Bandung, mulai Rp 190.000

Hotel Story
Makoya Pandaan: Daya Tarik, Tiket Masuk, dan Jam Buka

Makoya Pandaan: Daya Tarik, Tiket Masuk, dan Jam Buka

Jalan Jalan
5 Peralatan yang Harus Dibawa Saat Camping di Pantai

5 Peralatan yang Harus Dibawa Saat Camping di Pantai

Travel Tips
Kemendikbudristek Luncurkan Indonesian Heritage Agency, Kelola Museum dan Cagar Budaya

Kemendikbudristek Luncurkan Indonesian Heritage Agency, Kelola Museum dan Cagar Budaya

Travel Update
6 Tips Aman untuk Anak Saat Bermain di Pantai

6 Tips Aman untuk Anak Saat Bermain di Pantai

Travel Tips
Ketentuan Bhikku Saat Thudong, Boleh Makan Sebelum Pukul 12 Siang

Ketentuan Bhikku Saat Thudong, Boleh Makan Sebelum Pukul 12 Siang

Hotel Story
Memaknai Tradisi Thudong, Lebih dari Sekadar Jalan Kaki

Memaknai Tradisi Thudong, Lebih dari Sekadar Jalan Kaki

Hotel Story
Pameran Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai 30 Mei

Pameran Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai 30 Mei

Travel Update
10 Museum di Solo untuk Libur Sekolah, Ada Museum Radya Pustaka

10 Museum di Solo untuk Libur Sekolah, Ada Museum Radya Pustaka

Jalan Jalan
Tarif Kereta Api Rute Jakarta-Yogyakarta Mei 2024, mulai Rp 260.000

Tarif Kereta Api Rute Jakarta-Yogyakarta Mei 2024, mulai Rp 260.000

Travel Update
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta PP Mei 2024, mulai Rp 850.000

Harga Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta PP Mei 2024, mulai Rp 850.000

Travel Update
Turis Asing Diduga Bikin Sekte Sesat di Bali, Sandiaga: Sedang Ditelusuri

Turis Asing Diduga Bikin Sekte Sesat di Bali, Sandiaga: Sedang Ditelusuri

Travel Update
Ada Pembangunan Eskalator di Stasiun Pasar Senen, Penumpang Bisa Berangkat dari Stasiun Jatinegara

Ada Pembangunan Eskalator di Stasiun Pasar Senen, Penumpang Bisa Berangkat dari Stasiun Jatinegara

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com