Salin Artikel

Udara yang Sangat Dingin dan 4 Mitos Lain tentang Selandia Baru

JAKARTA, KOMPAS.com - Selandia Baru dapat menjadi pilihan destinasi untuk berlibur yang berbeda dari biasa. Jika kamu mempertimbangkan untuk mengunjungi Selandia Baru tetapi masih khawatir dengan beberapa mitos tentang perjalanan ke negara tersebut, Tourism New Zealand memberi penjelasan seputar wisata di rumah para Hobbit ini:

1. Sulit untuk menjelajahi Selandia Baru

Selandia Baru memiliki bentangan alam yang beragam, mulai dari pantai hingga puncak gunung bersalju. Hal ini mungkin menimbulkan persepsi pada sebagian orang bahwa berkeliling Selandia Baru akan cukup merepotkan.

Pada kenyataannya, Selandia Baru telah mengintegrasikan transportasi umum mereka, terutama di kota-kota besar seperti Auckland dan Wellington. Kamu dapat menaiki seluruh transportasi umum, seperti kereta atau kapal feri hanya dengan menggunakan kartu prabayar, seperti AT HOP dan Snapper.

Kartu tersebut dapat dibeli dengan mudah secara daring ataupun luring di toko serba ada dan terminal. Pembayaran dengan kartu juga lebih murah jika dibandingkan dengan membayar secara tunai. Tidak perlu khawatir membuang waktu karena sebagian besar transportasi umum di Selandia Baruberangkat setiap 10 menit.

Cara lain untuk menikmati Selandia Baru secara maksimal adalah dengan naik kereta TransAlpnie. Transportasi antar kota ini memungkinkan kita untuk dapat melakukan perjalanan sambil menikmati pemandangan menakjubkan di bagian selatan bumi tersebut.

2. Wisata di Selandia Baru hanya terdiri dari petualangan ekstrem

Selandia Baru memang sering dikenal sebagai tempat terbaik untuk melakukan kegiatan petualangan alam bebas. Namun negara ini memiliki banyak hal lain yang bisa dinikmati, mulai dari kegiatan yang memacu adrenalin hingga kegiatan santai.

Jika kamu ingin melakukan kegiatan yang lebih santai, berlayar dengan The Dream Cruises bisa menjadi pilihan. Kapal pesiar ini dapat memanjakan Anda dengan berbagai pilihan makanan, fasilitas kecantikan dan kesehatan, berbagai jenis hiburan, olahraga, dan tak ketinggalan juga rekreasi. Semuanya bisa dilakukan sambil menikmati pemandangan memukau di Selandia Baru.

Pengalaman menarik lain yang dapat dicoba adalah mengunjungi Wellington Chocolate Factory untuk melihat secara langsung seluruh proses pembuatan coklat, mulai dari biji hingga menjadi coklat yang lezat. Anda juga dapat memesan tur untuk berwisata coklat sambil mencoba semua coklat yang diproduksi.

3. Suhu di Selandia Baru sangat dingin

Berlokasi di belahan bumi bagian selatan, Selandia Baru memiliki jenis iklim yang berbeda. Musim panas dimulai pada akhir tahun, sementara musim dingin pada pertengahan tahun.

Suhu di bulan Januari dan Februari adalah yang paling hangat, sementara bulan Juli adalah saat-saat terdingin. Bagi orang Indonesia yang terbiasa dengan cuaca tropis, disarankan untuk mengenakan satu mantel hangat atau beberapa helai baju.

Sementara saat Musim Semi dan Musim Panas, sebagian besar orang di Selandia Baru menikmati matahari yang cerah sambil menaiki kayak ditemani lumba-lumba dan anjing laut di Kaikoura, atau menikmati angin sepoi-sepoi di Central Park Wellington.

4. Tidak banyak pilihan makanan

Diberkahi dengan berbagai keindahan alam, Selandia Baru menawarkan banyak variasi makanan laut kelas dunia. Anda dapat menikmati berbagai hidangan laut, mulai dari udang karang hingga tiram, di mana saja.

Salah satu tempat makan hidangan laut yang paling populer adalah Nin's Bin di Kaikoura. Kedai makan yang terkenal karena terletak di pinggir pantai ini, menyajikan lebih dari 5,5 ton udang karang per tahun.

Selain kelezatan hidangan lautnya, jangan sampai melewatkan makanan tradisional suku Maori. Seperti Hangi, yaitu makanan berisi ikan, ayam, dan Kumara (ubi manis), yang dimasak di lubang dalam tanah.

Untuk dapat merasakan langsung kemeriahan pesta suku Maori dan mengenal budaya mereka, Anda bisa memesan paket wisata di Whakarewarewa, sebuah Desa Maori yang menyajikan makan siang tradisional Hangi dan pertunjukan budaya Maori.

5. Harus bepergian jauh dari satu tempat ke tempat lain

Selandia Baru memiliki dua pulau utama yang terletak di wilayah barat daya Samudra Pasifik. Meskipun menjadi salah satu negara yang berlokasi di ujung selatan dunia, wisatawan Indonesia hanya membutuhkan sekitar 7 jam 30 menit untuk terbang dari Denpasar ke Auckland dengan Emirates atau Air New Zealand.

Kamu bahkan dapat menjelajahi kedua pulau di Tanah Awan Putih Panjang ini, dalam satu perjalanan saja. Dengan berkendara selama delapan jam, Anda dapat mengunjungi Taman Nasional Abel Tasman yang terkenal di Southern Island menuju ibu kota Wellington di Northern Island.

https://travel.kompas.com/read/2019/07/16/170700027/udara-yang-sangat-dingin-dan-4-mitos-lain-tentang-selandia-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.