Salin Artikel

Mendaki Gunung Prau Saat Suhu Dingin? Jangan Lupa Bawa Perbekalan Ini

Sementara itu, suhu udara ekstrim ini juga terjadi di base camp Gunung Prau via Patak Banteng yang sempat mencapai 3 derajat celsius pada Kamis (30/7/2020).

Para pendaki wajib membawa beberapa perlengkapan pendakian agar terhindar dan terlindungi dari suhu udara ekstrim belakangan ini.

Hal ini guna menghindari penyakit pendaki gunung yang biasa terjadi seperti kedinginan hingga hipotermia.

Lalu apa saja perlengkapan pendakian atau perbekalan yang sudah harus disiapkan sebelum pendakian?

Berikut Kompas.com rangkum tujuh perlengkapan pendakian yang wajib dibawa pendaki gunung

  • Sleeping bag

Perlengkapan yang musti disiapkan pertama adalah sleeping bag. Para pendaki, dalam keadaan suhu ekstrim maupun tidak, wajib membawa sleeping bag.

Sleeping bag menjadi perlengkapan penghangat utama yang wajib dibawa para pendaki. Hal ini karena perlengkapan satu ini dapat menjaga pendaki dari udara pegunungan yang dingin.

Sleeping bag biasanya dirancang untuk satu orang, oleh sebab itu, tidak diperkenankan menggunakan melebihi kapasitasnya.

Cara memilih sleeping bag, pastikan ukurannya sesuai dengan tinggi badan pendaki. Hal ini untuk menjaga tubuh pendaki agar terlindungi atau tertutup dengan baik.

Jangan lupa untuk memilih sleeping bag yang memiliki penutup kepala agar dapat lebih menjaga tubuh agar tetap bersuhu stabil.

  • Matras

Jika sleeping bag sudah ada, pendaki wajib membawa perlengkapan lain yaitu matras. Matras dapat dipakai untuk alas duduk hingga alas tidur.

Fungsinya untuk melindungi tubuh pendaki dari dinginnya tanah pegunungan. Matras juga sebaiknya hanya digunakan untuk satu orang pendaki.

  • Peralatan dan bahan masak

Perlengkapan lain yang sudah pasti harus dibawa pendaki yaitu peralatan dan bahan masak. Persoalan makan merupakan hal yang sama pentingnya dengan perlengkapan seperti matras, dan sleeping bag.

Membawa peralatan dan bahan masak berguna untuk membuat masakan yang dapat mengisi tenaga agar terhindar dari serangan dinginnya suhu pegunungan.

Peralatan yang perlu dibawa yakni kompor lapangan, gas kaleng, cooking set atau nesting. Kompor juga dapat digunakan untuk membuat minuman hangat.

  • Tenda

Perlengkapan pendakian lainnya adalah tenda. Pendaki wajib membawa tenda untuk tempat berlindung, istirahat dan tidur. Tenda dapat berfungsi untuk melindungi para pendaki dari suhu dingin pegunungan.

Memilih tenda juga tak boleh sembarangan, pendaki harus memilih tenda yang pas sesuai jumlah rombongan dan medan pendakian.

Tenda yang biasa dipilih pendaki adalah tenda dome. Alasannya, tenda berbentuk kuba ini mampu menahan dingin, ringan, dan ringkas atau mudah disimpan di tas carrier.

  • Jaket

Perlengkapan penting dan utama yang wajib dibawa pendaki adalah jaket gunung. Jaket gunung berbahan tebal dan hangat.

Jaket gunung tidak harus selalu digunakan selama pendakian. Hal ini karena biasanya suhu tubuh pendaki akan meningkat ketika mendaki.

Sebaliknya, pada saat berhenti mendaki dan di area camp, pendaki wajib mengenakan jaket gunung agar tubuh terlindungi dari suhu dingin.

Memilih jaket gunung juga tak boleh sembarangan. Pendaki harus memilih jaket yang tahan air, angin, dan dingin.

  • Baju ganti

Selain jaket, pendaki wajib membawa baju ganti, terlebih jika pendakian dilakukan pada musim hujan.

Pendaki bisa mengganti bajunya agar suhu tubuh tetap stabil dan dalam kondisi hangat. Segera mengganti baju apabila baju sudah terlihat dan terasa basah.

Hal yang perlu diingat lainnya, baju ganti tersebut dimasukkan ke dalam plastik sebelum menaruhnya dalam tas. Memasukkan baju ganti ke dalam plastik berguna untuk menghindari bajumu dari basah.

  • Penutup kepala dan kuping

Untuk melindungi kepala dan kuping dari suhu dingin, pendaki disarankan mendaki dengan membawa kupluk, topi untuk melindungi kepala, dan penutup kuping.

  • Kaos kaki ganti

Selain baju ganti, pendaki juga membawa kaos kaki ganti. Fungsinya sama seperti baju ganti, yaitu untuk melindungi bagian tubuh (kaki) agar terhindar dari suhu dingin ekstrim pegunungan.

Kaos kaki yang dibawa juga bisa kamu masukkan ke dalam plastik sebelum menaruhnya ke dalam tas. Ini berguna untuk menjaga kaos kaki ganti tersebut tetap dalam keadaan kering atau tidak basah.

  • Sarung tangan

Untuk melindungi tangan dari hamparan udara dingin Gunung Prau, pendaki disarankan membawa sarung tangan.

Sama seperti kaos kaki, fungsi dari sarung tangan untuk melindungi bagian tubuh (tangan) dari serangan udara dingin di Gunung Prau.

Bawa juga sarung tangan pengganti apabila sarung tanganmu sudah basah karena hujan.

  • tP3K

Perlengkapan medis juga harus dibawa pendaki. Cukup membawa kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) ke dalam list perlengkapan pendakianmu.

Kotak tersebut berguna ketika dalam keadaan mendesak dan membutuhkan. Jika kondisi tubuh pendaki mulai terasa ada yang kurang fit, isi dari kotak tersebut dapat mengatasinya.

Kotak P3K biasanya berisi obat antibiotik, kain kassa, obat merah, emergency blanket, kapas, hingga aneka obat-obatan lainnya.

https://travel.kompas.com/read/2020/08/01/172000927/mendaki-gunung-prau-saat-suhu-dingin-jangan-lupa-bawa-perbekalan-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

Travel Tips
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.