Salin Artikel

PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

KOMPAS.com – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DPD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Deddy Pranowo Ernowo mengaku pasrah menghadapi kebijakan pemotongan cuti bersama 2021.

“Saat ini kita pasrah saja karena sudah tidak bisa apa-apa lagi tanpa sentuhan pemerintah dengan pemberian insentif, stimulus, relaksasi,” kata Deddy pada Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Menurut Deddy, pemangkasan cuti bersama 2021 yang dilakukan pemerintah ini turut memangkas kesempatan para anggota PHRI untuk bisa bertahan dari pandemi Covid-19.

“Dan juga menunjukkan tidak konsistennya pemerintah menerapkan antara ekonomi dan kesehatan berjalan seiring sejalan karena ini membuat kita semakin berat, setelah PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) diperpanjang ini,” tegas Deddy.

Sejauh ini, Deddy mengakui kondisi anggota PHRI DIY sudah sangat memprihatinkan. Dari total sekitar 400 anggota, sudah ada sekitar 200 hotel dan restoran yang terpaksa tutup selama pandemi berlangsung.

Hotel dan restoran tersebut ada yang tutup, sementara dan ada juga yang tutup permanen akibat tidak lagi sanggup beroperasi. Sementara sekitar 200 hotel dan restoran sisanya masih beroperasi, walaupun dengan napas terengah-engah.

Terkait okupansi, Deddy mengakui beberapa waktu ini cukup terbantu dengan Pemerintah Daerah DIY yang menyetujui usulan PHRI DIY terkait pelaksanaan kegiatan di hotel. 

Hotel-hotel di DIY memiliki rata-rata okupansi 25 persen karena adanya penyelenggaraan kegiatan-kegiatan seperti pernikahan atau rapat di hotel.

Ia menambahkan, bahwa sejauh ini PHRI DIY tak lagi memiliki strategi apa pun untuk menghadapi pemangkasan cuti bersama ini.

Mereka hanya bisa memohon bantuan pemerintah, seperti adanya relaksasi, insentif, dan stimulus yang diberikan secepat mungkin untuk bisa membuat mereka bertahan lebih lama lagi.

“Kita mau buat strategi apa lagi bisa selalu dikandaskan dengan kebijakan pemerintah yang tidak lagi membuat kita bisa bergerak,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia resmi memotong cuti bersama 2021. Jumlah cuti bersama yang awalnya mencapai tujuh hari, kini dipotong menjadi dua hari saja.

Pemangkasan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pasalnya, hingga kini kurva peningkatan Covid-19 masih belum landai.

Selain itu, setiap habis libur panjang selalu ada kecenderungan peningkatan kasus Covid-19 karena mobilitas masyarakat yang cenderung naik.

Pemangkasan cuti bersama 2021 dilakukan untuk Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 12 Maret, Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pada 17-19 Mei, dan Hari Raya Natal 27 Desember.

Sementara itu, cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pada 12 Mei dan Hari Raya Natal pada 24 Desember tetap ada.

https://travel.kompas.com/read/2021/02/26/130100327/phri-yogyakarta-hadapi-pemotongan-cuti-bersama--pasrah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.