Salin Artikel

Waroeng Sangkar Aceh, Tempat Bersantap dengan Panorama Perbukitan

ACEH BESAR, KOMPAS.com – Semilir angin berembus pelan di atas perbukitan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Rabu (21/7/2021).

Sejauh mata memandang, hamparan kebun durian dan kurma terlihat di atas perbukitan itu.

Di gerbang utamanya, tertulis nama Waroeng Sangkar. Itulah warung yang dibuka sejak Agustus 2020 lalu yang kini populer di kalangan wisatawan di Aceh.

Untuk menuju ke lokasi, gunakan jalan utama menuju Bandara Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar. Setelah itu, belok kanan, dan ikuti jalan lurus nan mulus itu.

Butuh waktu sekitar 30 menit dari pusat Kota Banda Aceh menuju Waroeng Sangkar.

Selama perjalanan, wisatawan akan melewati Markas TNI AU Blang Bintang, Aceh Besar. Setelahnya, hamparan kebun kurma akan ditemukan di kanan dan kiri jalan. 

Jalanan kemudian mendaki dan menurun, namun mulus. Sehingga wisatawan harus menjaga kecepatan kendaraan, agar tidak tergelincir ke bibir jurang.

Kemudian di sisi kanan jalan akan terlihat pintu gerbang menuju Waroeng Sangkar. Letaknya sekitar 200 meter dari bibir jalan utama yang menghubungkan Aceh Besar dan Kabupaten Pidie itu.

“Silakan masuk, naiklah ke atas,” kata seorang pekerja di pos jaga pintu utama.

Bukit itu disulap menjadi lokasi Instagramable. Area parkirnya juga cukup luas.

Di waktu yang sama, tampak beberapa pekerja sedang berbenah membangun tambahan pondok.

Terdapat pondok kecil-kecil yang dipasang kain warna putih mirip kelambu, menambah kesan eksotis layaknya wisatawan sedang di pondok kebun.

Sang pemilik warung, Tomi, terlihat mempertimbangkan unsur estetis seluruh ornamen tempat ini. 

Misalnya, bangunan utama warung memiliki konsep rumah panggung. Lantai satu dijadikan sebagai tempat minum, sementara lantai dua dijadikan sebagai kantor. Pintu utama dibuat Instagramable, sehingga menjadi lokasi foto favorit para pengunjung.

Sekitar 90 persen bangunan menggunakan bahan kayu yang dipernis mengilap.

Soal keindahan latar untuk foto, jangan ditanya. Suasana perbukitan, dengan cahaya matahari nan terang dan awan menambah daya tarik warung ini.

Warung ini juga menyajikan aneka minuman, seperti cokelat dan kopi, serta penganan ringan berupa kentang goreng dan mi goreng. Harganya bersahabat dengan dompet. 

“Kami buka sejak pukul 09.00 – 21.00 WIB,” kata seorang pekerja yang bernama Nila.

Dia menambahkan, semakin sore, semakin ramai wisatawan berkunjung.

“Mayoritas tahu dari media sosial. Lalu penasaran dan berkunjung. Kalau masyarakat lintas timur, mereka gunakan jalur ini untuk pulang ke rumah. Sekalian singgah untuk menikmati suasana," ujarnya.

Salah seorang pengunjung, Hamdani, datang bersama keluarga besarnya. Warga Aceh Utara itu menyebut, memilih jalur tersebut agar bisa singgah di Waroeng Sangkar.

“Anak-anak saya penasaran. Maka saya pilih jalur ini untuk pulang dari Banda Aceh ke Aceh Utara. Biar bisa singgah di warung ini,” pungkas Hamdani.

Nah, Anda penasaran? Silakan mencoba.

https://travel.kompas.com/read/2021/07/22/104929627/waroeng-sangkar-aceh-tempat-bersantap-dengan-panorama-perbukitan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.