Pasar Terapung

Kompas.com - 01/02/2010, 15:22 WIB
Editormbonk

Lebih dari 40 tahun yang lalu, ketika pertama kali berkunjung ke Bangkok, salah satu atraksi wisata yang paling mengesankan bagi saya adalah pasar terapung. Pada waktu itu, pasar terapung Bangkok berlokasi di sekitar Wat Arun. Ratusan pedagang menjual dagangannya dari perahu-perahu kecil yang dikayuh pelan hilir-mudik di sekitar kawasan itu. Ini memang benar-benar pasar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penduduk setempat.

Saya sering membayangkan hadirnya ruas sungai di Jakarta – mungkin di sisi Masjid Istiqlal, seruas Jalan Latuharhary, atau sepanjang Jalan Gajah Mada yang dulu bernama Molenvliet – ditata dengan baik dan dijadikan kawasan wisata sungai, maka warga kota akan diuntungkan oleh kehadiran tempat rekreasi murah yang menyenangkan. Tentu tidak mudah. Tetapi, saya tidak percaya bahwa bangsa kita tidak punya putra-putra yang mampu menerima tantangan ini.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X