Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tentang Tabu dan Tidak Tabu

Kompas.com - 09/04/2010, 17:23 WIB

Pemandangan tubuh polos tanpa sehelai benang berjejer di pantai bukanlah hal yang aneh. Itu pemandangan lumrah setiap musim panas. Mereka tidak hanya sekadar duduk atau tidur berjemur. Tubuh-tubuh polos berlarian atau main raket pantai sudah akrab di mata asia saya. Jujur, saya masih sangat Asia. Jadi, tak jarang saya hanya bisa menghelas napas dan istigfar semoga anak-anak saya tahu dan mengerti arti norma kesopanan yang selalu diterapkan dalam keluarganya.

Nudis bukanlah hal yang tabu di Perancis, tapi tak semua orang ingin melakukannya. Di keluarga Kang Dadang, baju renang bikini masih ok, tidak lebih dari itu. Kenapa tidak mau nudis? Jawabnya, karena merasa tak nyaman bertelanjang dan malu. Ooo masih juga toh mengenal kata malu, kata saya.

Kumpul kebo

Hal lain. Dalam tradisi masyarakat Indonesia tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan atau kumpul kebo adalah tabu, malah bisa dibilang aib dan dosa. Karena masalah ini keluarga saya dan keluarga Kang Dadang sempet saling rikuh.

Ceritanya, tahun 2006 Adam dikhitan dan dipestakan di Jakarta. Keluarga David hadir merayakan hari gembira itu. Salah satu keluarga David yang datang ke Jakarta adalah adiknya. Lima bulan sebelumnya, adik David mendapat pacar baru dan hidup bersama.

Saat itu keluarga saya merasa rikuh jika pasangan ini tidur bersama dalam satu kamar. Orang tua saya meminta agar selama menginap di rumah mereka tidak tidur di satu kamar. Mereka menyampaikannya ke saya. Yang repot tentu saja bagaimana ngomongnya ke mereka. Di satu pihak saya memahami betul bahwa urusan seks tanpa ikatan nikah di Perancis adalah hal yang lumrah. Di pihak lain, saya juga memahami bahwa hal itu tidak lumrah alias tabu di Indonesia. Terus terang saya takut menyinggung perasaan adik ipar saya. Maka saya minta agar kakaknya saja alias suami saya yang menerangkan masalah tabu ini kepada mereka.

Kehawatiran saya sirna. Sehari sesudah Kang Dadang memberi tahu adiknya melalui telepon, sang adik menelpon saya. "Dini, kamu jangan khawatir soal itu," suaranya ramah di telinga saya. "Kami mengerti benar adat istiadat yang berlaku di negara kamu. Selama kami di rumah orang tua kamu, hanya saya yang akan tinggal di sana, sementara pacar saya, biar saja dia akan tidur di hotel. Bisa kamu carikan hotel dekat rumah orang tuamu?"

Wahhhhh...saat itu saya merasa beban di pundak saya lepas. Plong rasanya. Mereka mau mengerti. Akhirnya, kakak saya yang tinggal hanya bersebelahan dengan rumah orang tua menawarkan kamar tamunya untuk pacar adik ipar saya. Ternyata orang yang tak mengenal tradisi tabu pun bila mereka berada di suatu negara dengan mudah bisa beradaptasi dengan budaya setempat.

Terbiasa

Di Indonesia, seperti saya ungkapkan sebelumnya, adegan mesra yang memperlihatkan bagian tubuh tertentu pasti kena sensor. Di Perancis, jangankan adegan mesra, iklan sabun mandi kerapkali mempertontonkan bagian intim wanita. Dalam iklan itu si model iklan dengan santainya mengusap busa mandi keseluruh tubuh.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com