Benteng Lohayong, Cikal Bakal Misi Portugis di Flores

Kompas.com - 22/10/2012, 20:37 WIB
EditorI Made Asdhiana

Sesuai peraturan Desa Lohayog, pengunjung dikenai pungutan Rp 25.000 per pengunjung lokal dan Rp 100.000 per pengunjung asing. Namun, Imran tidak menjelaskan manfaat pungutan itu. Kondisi benteng sendiri dalam keadaan hancur, porak poranda.

Banyak peneliti benteng heran dengan kondisi reruntuhan benteng. Meski campuran beton sudah 500-an tahun silam, bongkahan beton itu tidak mudah hancur. Pasir dan semen atau campuran bahan memiliki cekatan (rekatan) yang sangat kuat.

”Peneliti dari Jerman coba menguyah campuran itu untuk mengetahui apakah terasa asin atau tidak, tetapi rasanya biasa saja. Mereka bahkan membawa sedikit campuran ke negara asal untuk penelitian lebih lanjut,” kata Imran.

Nilai religius

Putra Solor yang juga Pastor Paroki Baniona, Rm Silvester Siku Pr, mengatakan, benteng Henricus di Lohayong merupakan salah satu peninggalan Portugis yang diyakini sebagai tempat bersejarah yang memiliki nilai religius. Di dalam benteng itu sekitar delapan pastor dari kongregasi Dominikan dibunuh penduduk asli. Mereka adalah martir dalam mewartakan agama Katolik.

Benteng ini sebagai bagian dari rangkaian ziarah rohani ”Semana Santa”, Jumat Agung di Larantuka, selain gereja tua di Wure, Adonara. Sangat disayangkan kalau benteng itu berada di lokasi yang tidak nyaman bagi para peziarah.

”Mempertahankan Misi Solor sebagai cikal bakal agama Katolik tumbuh dan berkembang di seluruh daratan Flores sampai Timor Leste, sebaiknya dibangun sebuah taman doa rohani di Solor. Para peziarah diarahkan ke tempat itu,” kata Silvester.  (KORNELIS KEWA AMA)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X