Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Wisata di ASEAN Meningkat

Kompas.com - 08/11/2012, 09:15 WIB
Fitri Prawitasari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertumbuhan pariwisata ASEAN dalam beberapa tahun terakhir sangat tinggi. Terutama perjalanan wisatawan antar negara anggota ASEAN. Hal ini salah satunya disebabkan oleh iklim ekonomi yang sangat baik di antara negara anggota ASEAN.

"Dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik ini sangat disayangkan bila tidak dimanfaatkan. Tren wisata di ASEAN meningkat, tren kunjungan wisman harus betul-betul dimanfaatkan," ungkap Direktur Kerjasama Ekonomi ASEAN Kementrian Luar Negeri RI Iwan Amri, di Gedung Sapta Pesona, Senin (5/11/2012).

Salah satunya adalah dengan melakukan investasi di bidang pariwisata. Oleh karena itu, tutur Iwan, diperlukan adanya suatu forum untuk mempertemukan antara investor dengan pemilik proyek.

Forum tersebut pun berupa "ASEAN Tourism Investment Forum" (ATIF) yang berlangsung di Hotel Santika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada tanggal 7-8 November 2012. Tujuan forum tersebut adalah untuk meningkatkan nilai investasi di bidang pariwisata serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di kawasan ASEAN.

"Di ATIF ini akan dibicarakan permasalahan dalam sektor pariwisata dan bagaimana agar investor mudah berinvestasi," ungkap Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Firmansyah Rahim.

ATIF diikuti oleh negara-negara anggota ASEAN ditambah dengan tiga negara dewan perdagangan dan industri yaitu China, Jepang, dan Korea. Menurut Firman, diharapkan dengan adanya ATIF ini menumbuhkan keinginan para investor untuk menanamkan modalnya karena telah melihat paparan potensi wisata yang ada di ASEAN.

Firman menambahkan bahwa kegiatan ATIF juga sebagai sarana untuk mepertemukan langsung antara investor dengan pemilik proyek (business to business). Diharapkan dengan adanya pertemuan business to business ini, akan ada hasil yang didapat, berupa kesepakatan ataupun kerjasama dala bidang pariwisata.

Indonesia sendiri sebagai tuan rumah, menawarkan beberapa lokasi potensial untuk dijadikan investasi, seperti Mandalika di NTB, Tanjung Lesung di Jawa Barat, dan Lagoi di Kepulauan Riau. Karena lokasi penyelenggaraan ATIF adalah di Lombok, maka para peserta forum diajak untuk mengunjungi lokasi yang bisa dijadikan tempat berinvestasi, yaitu Mandalika, Desa Sade, dan Banyumulek.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com