Kompas.com - 26/02/2013, 08:24 WIB
EditorI Made Asdhiana

Pada kehamilan lima bulan, dibuatkan jenang takir ponthang lima yang terdiri dari lima macam suguhan, yakni nasi, keripik kentang, jenang putih, telur dadar-udang sungai, serta daging kerbau. Ini sebagai simbol memperkuat fisik dan roh bayi. Kemudian ada jenang opak apem berupa apem untuk ibu hamil enam bulan. Adapun tujuh tumpeng komplet disediakan bagi ibu hamil tujuh bulan.

Untuk ibu hamil delapan bulan ada banyak angrem (artinya angsa mengeram) berupa ayam utuh yang mengerami tujuh telur rebus sebagai simbol ketenangan. Rangkaian ditutup dengan jenang procot yang terdiri atas jenang sumsum yang di atasnya diletakkan pisang utuh kupas yang bermakna harapan agar bayi lahir mudah dan lancar. Jenang ini untuk ibu hamil sembilan bulan.

”Beragam jenang ini dihadirkan saat tingkepan atau selamatan kehamilan ibu enam bulan. Setelah bayi lahir, dibuatkan jenang brokohan atau berkah sebagai simbol tanda syukur atas berkah yang diberikan,” kata Sugito.

Menghindari kualat

Untuk festival ini, menurut Ketua Panitia Festival Jenang Solo 2013 Slamet Raharjo, sebanyak 15.000 porsi jenang dibagikan gratis oleh 103 stan yang berpartisipasi. Sebagian besar pengunjung adalah warga yang baru saja menikmati hari bebas kendaraan bermotor (car free day) dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menikmati pertunjukan seni di Jalan Slamet Riyadi.

Mereka berdesakan mengerumuni stan sejak pukul 08.30 menanti jenang dibagikan. Dalam sekejap, jenang yang ditaruh dalam kendil-kendil tandas dan berpindah ke ribuan takir.

Keberadaan jenang atau bubur—seperti diungkapkan mahasiswa Pascasarjana Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Heri Priyatmoko—berawal dari tradisi masyarakat kecil yang sekadar melegakan hati dan menghindari kualat karena sering dipakai sebagai pelengkap sesaji. Tradisi ini kemudian dituangkan dalam Serat Tata Cara oleh pujangga kamardikan Padmasusastra yang ditulis 1863-1903.

Selain jenang yang biasa dikenal masyarakat Jawa, juga ditampilkan jenang arab dan jenang tionghoa, seperti goa ciu dan jenang kue keranjang.

Selain itu, ada pula jenang kreasi baru seperti yang ditampilkan Nani Suprijatni Urip Rejeki dari stan ”Republik Aeng-aeng”. Ia membuat jenang cinta yang merupakan campuran tepung beras ketan, gula aren, dan buah naga merah. Jenang berwarna merah keunguan ini dinamakan jenang cinta karena, menurut Nani, dibuat dari bahan-bahan pilihan dan dimasaknya sendiri dengan penuh kesungguhan hati.

”Airnya saja pakai air mineral dalam galon,” kata Nani, mantan Lurah Kadipiro, Solo, yang kini bertugas di Bagian Kerja Sama Pemkot Solo.

Jenang dalam masyarakat Jawa memang bukan sekadar santapan. Jenang juga mengandung makna dan pengharapan. Jenang dalam pemahaman ini diharapkan bisa terus lestari sebagai salah satu pusaka kuliner Indonesia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X