Kompas.com - 24/05/2013, 09:21 WIB
EditorI Made Asdhiana

SURABAYA, KOMPAS.com - Indonesian Surfing Association (INSA) menilai kompetisi selancar internasional yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, di Pantai Pulau Merah pada 24-26 Mei 2013 akan semakin memopulerkan obyek wisata tersebut ke masyarakat dunia.

President INSA atau Asosiasi Selancar Indonesia, Jro Made Supatra Karang, dalam acara "welcome dinner" dengan peserta kompetisi selancar di Pulau Merah, Banyuwangi, Kamis (23/5/2013) malam, mengatakan pemandangan dan ombak di kawasan wisata Pulau Merah merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

"Saya juga sudah berkeliling dunia dan melihat pantai di banyak negara, tetapi belum pernah melihat pantai yang seindah Pulau Merah. Pertama kali berkunjung ke sini, saya langsung takjub," katanya.

Bahkan, pria asal Bali itu, menilai keindahan Pantai Pulau Merah tidak kalah dibanding salah satu pantai yang ada di negara Brazil. "Selain ombaknya yang bagus untuk surfing, keberadaan gugusan pulau-pulau juga menambah keindahannya. Ke depan, Pulau Merah bisa menjadi destinasi andalan Banyuwangi," tambahnya.

Kendati demikian, Jro Made Supatra mengingatkan bahwa untuk menjadikan Pulau Merah sebagai kawasan wisata andalan sekaligus penopang ekonomi daerah, diperlukan waktu yang cukup panjang dan dukungan dari masyarakat setempat.

"Pantai Kuta (Bali) perlu waktu sekitar 10 tahun untuk bisa dikenal masyarakat dunia hingga sekarang. Selain konsisten menggelar kompetisi surfing dan promosi, masyarakatnya juga harus mendukung pengembangan kawasan tersebut," ujarnya.

Pada kesempatan sama, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan kompetisi selancar internasional merupakan salah satu agenda besar yang dirancang daerahnya untuk menggabungkan kegiatan olahraga dengan pariwisata.

"Tahun lalu kami sudah memulai dengan menggelar lomba balap sepeda internasional "Tour de Ijen" untuk memperkenalkan kawasan wisata Kawah Ijen. Untuk tahun ini, kami fokus mempromosikan wisata pantai dengan menggelar kompetisi surfing internasional," katanya.

Menurut bupati, pemilihan Pantai Pulau Merah sebagai destinasi baru untuk tujuan wisata di Banyuwangi, karena potensi ombak dan dukungan alamnya yang masih asli dan sangat bagus.

Selama ini, para peselancar profesional mancanegara telah mengenal Banyuwangi melalui keindahan ombak di Pantai Plengkung atau lebih dikenal dengan nama "G-Land".

Kompetisi selancar internasional di Pantai Pulau Merah yang rencananya dibuka Menpora Roy Suryo pada Jumat siang, diikuti sekitar 25 peserta dari 20 negara dan lebih kurang 100 peselancar lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.