Kompas.com - 02/07/2013, 16:16 WIB
Turis asing penumpang kapal pesiar MV Discovery saat bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Minggu (29/1/2012). Kapal yang telah berlayar selama 21 hari dan membawa sekitar 300 wisatawan asing ini telah singgah di sejumlah negara di kawasan Asia seperti Hongkong, Jepang, Malaysia dan Singapura. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESTuris asing penumpang kapal pesiar MV Discovery saat bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Minggu (29/1/2012). Kapal yang telah berlayar selama 21 hari dan membawa sekitar 300 wisatawan asing ini telah singgah di sejumlah negara di kawasan Asia seperti Hongkong, Jepang, Malaysia dan Singapura.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, tahun 2013 adalah tahun terbaik untuk wisata meeting, incentive, convention, and event (MICE). Hal ini terlihat dari banyaknya acara konvensi yang diselenggarakan baik tingkat nasional maupun internasional, terutama di kota-kota besar di Indonesia.

"Kita bisa bilang, 'This is the year of MICE'. Banyak sekali perhelatan internasional," ujar Mari saat jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Seperti diketahui, lanjut Mari, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT APEC di Bali. Selain itu, konser-konser band musik kenamaan dunia juga banyak dilaksanakan di Indonesia. Hal tersebut bisa mendorong kunjungan wisatawan dari berbagai negara.

"Untuk MICE, tahun ini sudah paling full," kata Mari.

Mari menambahkan, ada dua kategori yang sangat berpengaruh terhadap kelancaran penyelenggaraan MICE, yaitu kesiapan fisik berupa infrastruktur mencakup akomodasi dan balai pertemuan, serta sumber daya manusia.

"Melalui MICE, keperluan untuk tempat pertemuan meningkat. Kita perlu investasi di kota-kota yang mulai berkembang untuk MICE. Yang paling besar saat ini mungkin Bali. Selain itu, juga penting untuk mendorong pengembangan SDM maupun fasilitas untuk memenuhi standar," jelas Mari.

Ia menuturkan, dari segi sumber daya manusia, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung dan Bali sudah membuka jurusan MICE. Tetapi, tambahnya, pada akhirnya balik lagi pada profesionalisme dalam melayani keperluan meeting, termasuk jasa pelayanan dan EO.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, tutur Mari, wisata MICE adalah cara untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, terutama bagi wisatawan nusantara (wisnus), dan jumlah pengeluaran di tempat wisata. Sebab, pelancong MICE merupakan sumber pemasukan pariwisata yang cukup besar.

"Proporsi perjalanan wisnus itu terdiri dari menghadiri meeting dan jalan-jalan biasa. Wisnus kalau hanya jalan-jalan biasa paling hanya menghabiskan tiga atau empat hari, tapi kalau untuk meeting bisa sampai enam hari," kata Mari.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Travel Update
Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Travel Update
Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Jalan Jalan
Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Travel Update
Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Travel Update
Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Travel Update
Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Jalan Jalan
Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Travel Tips
Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Travel Update
Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Travel Tips
Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Museum Angkut di Kota Batu Terbaru 2021

Jam Buka dan Harga Tiket Museum Angkut di Kota Batu Terbaru 2021

Jalan Jalan
Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Tutup Akhir Pekan

Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Tutup Akhir Pekan

Travel Update
Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Travel Update
3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X