Karnaval Wayang Diikuti 42 Negara

Kompas.com - 24/07/2013, 09:53 WIB
Pergelaran wayang kulit. DOK ROYAL AMBARRUKMO YOGYAKARTAPergelaran wayang kulit.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS — Jakarta akan menjadi tuan rumah karnaval wayang sedunia, Wayang World Puppet Carnival 2013, yang digelar 1-8 September mendatang. Hingga kini, panitia menerima komitmen 62 penampil dari 42 negara yang akan menggelar 64 pertunjukan.

Tahun lalu, ajang serupa digelar di Kazakhstan setelah sebelumnya dimulai di Ceko.

”Itu juga diramaikan seminar, ekshibisi, workshop, pameran, dan bazar,” kata Sekretaris Jenderal Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Senawangi), Hari Suwasono bersama beberapa panitia saat berkunjung ke Redaksi Kompas di Jakarta, Selasa (23/7/2013). Karnaval ini kerja sama Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi), Senawangi, dan Yayasan Arsari Djojohadikusumo.

Karnaval wayang tak hanya menampilkan wayang sebagaimana umumnya wayang kulit atau purwa yang dikenal di Indonesia, tetapi juga boneka pertunjukan yang di negara lain dikenal dengan sebutan puppet atau marionette.

Berdasarkan data panitia, dari 42 negara itu, tak ada satu pun penampil dari Benua Afrika. Terbanyak justru dari Eropa, sebanyak 16 negara. ”Penampilan dalam karnaval itu dikompetisikan,” kata Hari.

Wayang Indonesia yang akan diikutsertakan diambil dari wayang golek Sunda, wayang kulit purwa Bali, wayang kulit purwa Jawa Timur, wayang kulit Surakarta, dan wayang kulit Yogyakarta. Panitia juga akan menggelar ekshibisi wayang golek dan wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Monumen Nasional dengan dalang-dalang ternama.

Direktur Eksekutif Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Catrini Pratihari Kubontubuh, mengatakan, selain mengembangkan tradisi budaya wayang, karnaval tingkat dunia itu diadakan untuk mengenalkan wayang lebih dekat kepada generasi muda.

”Ini memang skala internasional, tetapi hal paling penting adalah mendekatkan wayang kepada generasi muda,” kata Catrini. (GSA)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Travel Update
Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Travel Update
Ketep Pass Buka Lagi,  5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Ketep Pass Buka Lagi, 5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Travel Update
PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Travel Update
Disparbud Garut: Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pengaruhi Pendapatan Warga

Disparbud Garut: Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pengaruhi Pendapatan Warga

Travel Update
Warga Desa di Garut Mulai Sadar Wisata, Banyak Desa Wisata Bermunculan

Warga Desa di Garut Mulai Sadar Wisata, Banyak Desa Wisata Bermunculan

Travel Update
Longsor di Cilawu Garut, Desa Wisata Dayeuhmanggung Tidak Terdampak

Longsor di Cilawu Garut, Desa Wisata Dayeuhmanggung Tidak Terdampak

Travel Update
Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Travel Update
7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X