Menparekraf: Promosi Pariwisata Kaltim Masih Kurang

Kompas.com - 30/07/2013, 18:06 WIB
Festival Erau di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (29/6/2013). BARRY KUSUMAFestival Erau di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (29/6/2013).
EditorI Made Asdhiana
BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengatakan bahwa promosi pariwisata di Kalimantan Timur (Kaltim) masih kurang, dimana kabupaten dan kota masih berjalan sendiri-sendiri.

"Kalau mau jujur saya katakan bahwa promosi pariwisata di Kaltim masih kurang, dan perlunya ada koordinasi antara kabupaten dan kota di Kaltim dalam melakukam promosi," kata Mari pada acara Kaltim Summit II 2013 di Balikpapan, Selasa (30/7/2013).

Menparekraf mengharapkan dengan adanya koordinasi antara kabupaten dan kota dalam melakukan promosi pariwisata maka akan terbentuk "brand" pariwisata untuk Kaltim.

Saat ini ada empat tempat pariwisata di Kaltim yang masuk dalam 88 destinasi pariwisata nasional di antaranya adalah Pulau Derawan dan Kota Bangun.

"Selain infrastruktur yang merupakan salah satu akses yang dibutuhkan dalam pengembangan pariwisata, dibutuhkan pula sumber daya manusia dan ini sangat penting," kata Mari.

Menurut Menparekraf, saat ini yang banyak memiliki SDM yang baik dalam mengembangkan pariwisata baru di Bali dan Jakarta, sementara daerah lain masih kurang SDM.

"Saya menyarankan kepada Gubernur Kaltim untuk mendirikan sekolah pariwisata setingkat diploma dan dapat bekerja sama dengan sekolah pendidikan di bawah Kemenparekraf," kata Mari.

Pemerintah Daerah, tambah Mari, juga harus berani melaksanakan acara yang sifatnya nasional dan internasional, sehingga akan mendorong pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X