13 Desa Wisata di Sleman Siap Sambut Wisatawan

Kompas.com - 02/08/2013, 16:17 WIB
ILUSTRASI - Tutun, warga Dusun Kinahrejo, membawakan Tari Gambyong pada acara pembukaan Wisata Alam Jelajah Kinahrejo di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (12/2/2011). Berbagai paket wisata dikemas dan disediakan di dusun yang menderita kerusakan akibat erupsi Gunung Merapi tersebut dengan melibatkan warga setempat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang sempat terhenti akibat erupsi. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO ILUSTRASI - Tutun, warga Dusun Kinahrejo, membawakan Tari Gambyong pada acara pembukaan Wisata Alam Jelajah Kinahrejo di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (12/2/2011). Berbagai paket wisata dikemas dan disediakan di dusun yang menderita kerusakan akibat erupsi Gunung Merapi tersebut dengan melibatkan warga setempat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang sempat terhenti akibat erupsi.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
SLEMAN, KOMPAS.com - Sebanyak 13 desa wisata yang tersebar di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan keunikan potensi dan keramahan masyarakat siap menyambut wisatawan pada Lebaran 2013.

"Desa-desa wisata di Sleman siap menyambut wisatawan, baik itu sebelum Lebaran tiba ataupun setelah merayakan Lebaran, Pengelola desa wisata siap menyambut dan menerima kunjungan wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Kamis (1/8/2013).

Menurut dia berbagai sarana penunjang disiapkan termasuk juga paket ataupun kegiatan atraksi wisata yang ditawarkan khususnya saat Lebaran.

"Keberadaan desa wisata di Sleman ini diharapkan dapat memberikan warna lain bagi pariwisata di Sleman. Oleh sebab itu, diharapkan agar masing-masing desa wisata berani untuk menampilkan keunikan dan perbedaannya dengan desa wisatayang lain," katanya.

Ia mengatakan, masing-masing desa wisata pastinya bisa menampilkan yang unik. Itulah yang menjadikan desa wisata dapat dikenang wisatawan.

"Dengan demikian wisatawan akan merasa senang dan kerasan tinggal di desa wisata," katanya.

Ayu mengatakan berkait dengan kesiapan menyambut Lebaran tahun ini, sebagian pengelola desa wisata antusias untuk menyambut wisatawan disaat Lebaran.

"Sebanyak 13 desa wisata yang siap untuk menerima wisatawan pada libur Lebaran tahun ini, diantaranya desa wisata Tanjung siap setiap saat," tutur Ayu.

Sementara desa wisata Brayut mulai H-3, Sidoakur mulai H+2, Pulesari, Grogol dan Omah Dome mulai H+3, Kelor H+4, Gamplong dan Trumpon H+5. Kemudian, Desa Wisata Gabugan dan Sukunan H+7 dan Kembangarum H+10.

"Beberapa desa wisata justru di kala Lebaran sudah penuh karena datangnya para pemudik. Sebagian pengelola lebih siap menerima kunjungan wisatawan maksimal mulai seminggu setelah lebaran usai," tambahnya.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Travel Tips
Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Travel Update
PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

Travel Update
Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Travel Update
Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Travel Update
Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Travel Update
Ketep Pass Buka Lagi,  5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Ketep Pass Buka Lagi, 5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Travel Update
PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X