Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rute ke Desa Wisata Koto Kaciak, Dekat Danau Maninjau

Kompas.com - 20/04/2024, 07:07 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jika sedang berada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dan ingin melihat hamparan hijau sejauh mata memandang, kamu bisa mampir ke Desa Wisata Koto Kaciak.

Desa yang berada di kawasan salingka (selingkar) Danau Maninjau ini juga menawarkan beragam aktivitas wisata.

Mulai dari menikmati kuliner lokal, melihat budidaya madu lebah galo-galo, serta melihat proses pembuatan celana gadebong (celana tradisional sarat budaya).

Baca juga: Desa Wisata Koto Kaciak: Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

"Tarif paket wisata di sini nantinya akan disesuaikan dengan durasi wisatawan saat berkunjung, serta aktivitas wisata apa saja yang dipilih, " kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sirantiah Nagari Koto Kaciak Maulana Ihsan kepada Kompas.com di Kantor Wali Nagari Koto Kaciak, Minggu (14/4/2024).

Desa Wisata Koto Kaciak berada di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Lokasinya cukup strategis dan mudah ditemui karena berada di dekat Danau Maninjau. Jika tertarik mampir, simak rute menuju Desa Wisata Koto Kaciak berikut.

Rute ke Desa Wisata Koto Kaciak

Kawasan Desa Wisata Koto Kaciak melewati jalan raya lintas Maninjau-Lubuk Basung, maka dari itu, ada dua arah jalan yang bisa dilalui untuk sampai di Desa Wisata Koto Kaciak.

Pertama, wisatawan bisa datang dari arah Maninjau. Guna mempermudah, wisatawan bisa mengambil titik patokan jalan raya dari arah Bukittinggi.

Setelah menuruni kelok 44 dan tiba di Maninjau, ambillah jalan ke arah kanan. Dari persimpangan, jarak yang harus ditempuh yakni sekitar 11 kilometer untuk menuju Desa Wisata Koto Kaciak.

Tidak perlu khawatir, meskipun terkesan jauh, tetapi jalanan di sekitar Danau Maninjau termasuk sepi dan lancar dilalui oleh motor maupun mobil. Adapun waktu tempuhnya sekitar 20 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Susuri jalan raya di sepanjang tepian Danau Maninjau, nantinya setelah bertemu pasar bernama "Pasar Rabaa" yang ada di sebelah kiri dari arah kedatangan, belok kanan menuju Kantor Wali Nagari Koto Kaciak untuk bertemu pihak Pokdarwis setempat.

Baca juga: Mencoba Seruput Madu Lebah Galo-Galo Langsung dari Sarangnya

Cara lainnya, bisa datang dari arah Lubuk Basung, jalan ini bisa ditempuh oleh wisatawan yang datang dari kawasan seperti Pariaman, Padang, Tiku dan Lubuk Basung.

Jika mengambil patokan dari tugu patung harimau di Lubuk Basung, wisatawan bisa jalan lurus ke arah Maninjau menyusuri Jalan Maninjau - Lubuk Basung.

Jarak tempuhnya sekitar 20 kilometer dan waktu tempuhnya sekitar 45 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Pemandangan Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dari ketinggian, Sabtu (13/4/2024). Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Pemandangan Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dari ketinggian, Sabtu (13/4/2024).

Dari arah Lubuk Basung, Pasar Rabaa berapa di sebelah kanan dari arah kedatangan, dan belokan menuju ke Kantor Wali Nagari Koto Kaciak berapa di sebelah kiri.

Meskipun jarak tempuh menuju Koto Kaciak termasuk jauh dari pusat kota, tetapi wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan birunya Danau Maninjau serta hijaunya jajaran Bukit Barisan.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com