Kompas.com - 17/08/2013, 08:35 WIB
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengatakan target optimistis kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2014 kemungkinan akan diturunkan dari 10 juta orang menjadi hanya 9,5 juta orang.

"Kemungkinan besar kita tidak bisa ambil skenario target 10 juta, mungkin hanya sekitar 9,5 juta," kata Mari setelah acara Keterangan Pers Pemerintah RI tentang Nota Keuangan dan RUU APBN Tahun Anggaran 2014 di Jakarta, Jumat (16/8/2013).

Menurut dia, semua pihak harus realistis dalam hal penetapan target yang disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

Tahun depan, dalam RAPBN 2014 Kemenparekraf mengalami pemotongan anggaran meskipun juga mendapatkan alokasi dana optimalisasi sarana dan prasarana pariwisata sebesar Rp 100 miliar. "Tapi tahun depan kita juga masih dalam situasi ketidakpastian global dan perlambatan pertumbuhan ekonomi," katanya.

Kemenparekraf merupakan salah satu kementerian yang pada RAPBN 2014 dipotong anggarannya namun masih akan mendapatkan dana optimalisasi Rp 100 miliar untuk sarana dan prasarana destinasi wisata. "Dana itu akan kami prioritaskan untuk pembangunan di 16 kawasan strategis pariwisata nasional yang sudah kita tetapkan," katanya.

Di 16 kawasan itu, menurut Mari, Kemenparekraf akan mengoptimalkan pembangunan sarana dan prasarana pendukung pariwisata termasuk dermaga agar sektor tersebut mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru bagi masyarakat.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Turis asing penumpang kapal MV Discovery berfoto bersama penari saat kapal berkapasitas 500 orang tersebut bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Minggu (29/1/2012).
Pada 2013 anggaran Kemenparekraf sebesar Rp 2,5 triliun yang berarti tumbuh rata-rata 14,2 persen per tahun sejak 2008 yang sebesar Rp 1,3 triliun.

Tahun lalu kunjungan wisman mencapai 8 juta orang dan jumlah penerimaan devisa diperkirakan 9,12 miliar dollar AS. Tahun ini ditargetkan jumlah kunjungan wisman naik mencapai 8,5-9 juta orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.