Kompas.com - 27/08/2013, 08:46 WIB
Es Krim Gentong menyajikan aneka rasa khas Indonesia, seperti rasa alpukat, durian, dan nangka. KOMPAS/SARIE FEBRIANEEs Krim Gentong menyajikan aneka rasa khas Indonesia, seperti rasa alpukat, durian, dan nangka.
EditorI Made Asdhiana
WALAU musim kemarau datang terlambat, es krim akan selalu tepat waktu menyejukkan lidah dan hati. Dua kedai berikut ini menyajikan alternatif es krim lokal ”homemade” yang memikat. Mulai dari es krim ala gelato sampai yang bercita rasa khas Indonesia.

Memasuki kedai es krim LIN Artisan di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, kita tak akan menemukan gerai yang berisi es krim aneka rasa. Dapur terbuka di muka kedai hanya ditandai oleh deretan mesin pengaduk (mikser) dan tabung nitrogen cair berukuran besar. Tak ada pula tester es krim yang bisa dicicipi karena memang tak ada persediaan es krim siap santap. Di sini, es krim baru dibuat ketika dipesan oleh pengunjung.

Ryan Oetari, supervisor LIN Artisan, menjelaskan, penyajian es krim yang dibuat ketika dipesan menjadikan es krim yang dikonsumsi pengunjung senantiasa segar. Dengan demikian, semua bahan pembuat es krim selalu alami tanpa food additive, seperti pengawet, pewarna, perasa buatan, dan bahkan tanpa pengemulsi, baik berupa telur ataupun xanthan gum. Kandungan gula pun bisa dipesan pengunjung sesuai dengan selera. Dengan begitu, keluhan es krim terlalu manis dapat dihindari.

”Sekarang eranya orang senang makan enak, tapi kesehatan tetap jadi prioritas. Orang ingin bahan-bahan yang serba alamiah. Unsur gula pun sekarang jadi kepedulian tersendiri,” kata Ryan.

KOMPAS/ALIF ICHWAN Es krim yang dibekukan dengan Liquid Nitro pertama di Indonesia. Karyawan LIN Artisan Ice Cream sedang mengolah bahan-bahan pembuatan es krim dengan Liquid Nitro.
Berkembangnya gastronomi molekuler yang kerap memanfaatkan nitrogen cair dalam teknik pembuatan makanan menjadi inspirasi di balik hadirnya es krim LIN Artisan. Nitrogen cair hanya membantu proses pembekuan adonan es krim secara cepat tanpa harus bersenyawa dengan adonan es krim itu sendiri.

Ketika pengunjung memesan suatu menu es krim, misalnya Ultimate Chocolate, peracik es krim di dapur segera mencampur semua bahan, yaitu cokelat bubuk, susu segar dan krim, serta gula dalam mikser. Adonan cair itu kemudian dialiri nitrogen cair, yang langsung menjadi gas saat keluar dari selang tabung. Selama mikser bekerja, peracik es krim harus menggunakan ketajaman perasaannya untuk membuka tutup mulut selang demi mengatur volume nitrogen cair yang dialirkan.

Dalam waktu empat menit, adonan cair tadi sudah berubah bentuk menjadi es krim siap santap. ”Kalau nitrogen cairnya kurang, es krim akan terlalu lembek. Kalau terlalu lama, es krim akan terlalu keras,” kata Ryan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hari Jumat (23/8/2013), Indira Tantri (33) dan putranya, Almer (5), mampir kedua kalinya di LIN Artisan. Kali ini Indira memesan Beer Pong, yakni es krim berjenis sorbet yang tentu saja diracik dari bir. Sementara putranya menikmati Ultimate Chocolate. ”Rasanya bir banget, segar dinikmati siang-siang begini,” ujar Indira yang rajin mengunggah foto di media sosial Path setiap mampir di LIN Artisan.

Dari 12 rasa es krim yang tersedia, salah satu rasa favorit adalah gelato Ultimate Chocolate, yang teksturnya padat, lembut, dengan rasa cokelat yang pekat. Perbedaan gelato dengan es krim terutama di unsur kepadatannya.

KOMPAS/SARIE FEBRIANE Es krim aneka rasa khas Indonesia seperti rasa alpukat, durian, dan nangka.
Es krim pada umumnya mengandung banyak udara atau gas. Sementara gelato amat minim unsur udara sehingga lebih padat. Ketiadaan bahan pengemulsi ternyata terbukti ketika es krim mudah meleleh saat berada di suhu udara tanpa pendingin ruangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Hoax soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Ada Hoax soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Travel Update
Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Travel Update
Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Jalan Jalan
Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Jalan Jalan
4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

Jalan Jalan
Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Jalan Jalan
3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

Jalan Jalan
Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

BrandzView
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
Sambut Event Besar, Ganjar Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Wisata Jateng

Sambut Event Besar, Ganjar Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Wisata Jateng

Travel Update
Syarat Wisata ke Nepal van Java Dusun Butuh Kaliangkrik, Magelang

Syarat Wisata ke Nepal van Java Dusun Butuh Kaliangkrik, Magelang

Travel Tips
Ada Vaksinasi Covid-19 Gratis di Museum Borobudur Magelang

Ada Vaksinasi Covid-19 Gratis di Museum Borobudur Magelang

Travel Update
Nepal van Java Buka Lagi, Seminggu Dikunjungi 3.000 Orang

Nepal van Java Buka Lagi, Seminggu Dikunjungi 3.000 Orang

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.