Kompas.com - 27/09/2013, 07:54 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Jakarta memang dikenal memiliki banyak pusat kuliner. Siapa yang tak kenal dengan kuliner Jalan Sabang, Bendungan Hilir, Blok M, atau Pecenongan.

Wilayah yang disebutkan terakhir, bukanlah daerah yang asing untuk sebagian masyarakat Jakarta. Ya, Pecenongan telah ternama sebagai pusat kuliner sejak puluhan tahun silam, terutama kuliner malam.

Pedagang kuliner di Pecenongan, Purnomo mengatakan memang dari dulu tempat tersebut telah menjadi pusat kuliner malam. "Dari tahun 1970-an sudah ramai," katanya.

Menurut Purnomo, kuliner malam di kawasan ini didominasi oleh warung-warung tenda yang membuka lapaknya mulai jam 5 sore hingga esok hari sekitar jam 3 atau 4 dini hari. Jadi bisa dibilang, semakin malam kawasan ini semakin hidup.

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Kerang Dara Rebus di Pecenongan, Jakpus.
Dia mengatakan, banyak yang datang adalah turis asing yang singgah di Jakarta. Terutama pada masa lalu. "Bule-bule itu banyak sekali dulu, mulai 1980-an sudah mulai berkurang, tapi masih ada sih walau nggak terlalu banyak," tuturnya.

Untuk jenis kuliner yang dijajakan, saat Kompas.com bertandang ke sana terlihat masakan laut adalah yang populer dijual. Salah satunya warung tenda "Seafood 88 Chinese Food". Pada warung tenda ini disediakan olahan laut seperti kerang kepiting, udang dan cumi-cumi.

Coba saja salah satu menu andalan yakni Kerang dara rebus. Kerang dara rebus bentuknya kecil-kecil. Untuk menyantapnya dicungkil dengan menggunakan tusuk gigi karena daging kerang terselip diantara cangkangnya.

Bumbu yang membuat nikmat saat menyantap kerang ada pada sambal dengan rasa pedas manis. Selain kerang ada juga kepiting saus tiram. Saat menyantap kepiting siap-siap saja untuk mengeluarkan tenaga ekstra.

Namun hal demikian sudah lumrah. Memilah-milah daging kepiting di antara kerasnya kulit seperti menjadi perjuangan sendiri saat bersantap.

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Kepiting Saus Tiram di Pecenongan, Jakpus.
Tak lengkap jika bersantap tanpa adanya sayur. Lagi-lagi sayur yang disajikan ditambahkan dengan olahan hidangan laut. Kangkung Seafood berisi cumi-cumi yang dipotong besar-besar. Pun udang kecil sebagai pelengkap.

Apakah Anda cukup tertarik untuk berwisata kuliner malam di kawasan ini? Sepulang bekerja atau beraktifitas, tak ada salahnya untuk membelokkan kendaraan Anda menyantap hidangan laut di pusat kuliner ternama ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.