Kompas.com - 24/10/2013, 07:49 WIB
EditorI Made Asdhiana
”Sudah pernah makan singang?” tanya Julmansyah, rekan kami di Sumbawa. Singang serupa sup ikan, tetapi khas Sumbawa. Tanpa ragu, kami menuju Pantai Baru di Sumbawa Besar, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, untuk mencicip singang.

”Setiap kali teman dari luar Sumbawa datang, saya mengajaknya ke sini. Supaya merasakan singang. Dijamin, pasti suka,” kata Julmansyah berpromosi.

Pantai Baru, tempat makan milik Mustaram di lahan seluas sekitar 1 hektar itu, penuh pengunjung. Kami harus jeli mencari beruga atau saung beratap ilalang yang kosong. Umumnya, beruga dipenuhi keluarga yang makan beramai-ramai. Di antara beruga, anak-anak kecil riang berlarian.

Di tengah terpaan sinar matahari yang memantul di pasir pantai, diiringi bunyi debur ombak yang samar-samar, kami menikmati segarnya singang, semacam sup ikan yang diberi tambahan kunyit.

Atas saran pengelola rumah makan, kami memilih ikan mengali untuk dimasak singang. ”Daging mengali ini tidak lembek, jadi tidak akan hancur saat dimasak. Cocok untuk singang,” ujar Gamarati, pengelola rumah makan.

KOMPAS/DEWI INDRIASTUTI Menu Lain
Sebenarnya ada beragam jenis ikan tersedia, seperti baronang dan bawal. Ada juga kepiting dan udang. Yang paling laku adalah ikan laut. Atas rekomendasi Julmansyah, kami juga memesan plecing kangkung atau kangkung rebus ditambah kecambah rebus, lantas diberi sambal tomat pedas di atasnya. Tak lupa, kami memesan kelapa muda.

Tak menunggu lama, singang kami datang. Kuah panasnya yang kuning kecoklatan mengepulkan asam. Aromanya menggugah selera. Potongan ikan berwarna kekuningan dengan beberapa butir cabai rawit di sekelilingnya. Benar kata Gamarati, potongan ikan mengali tetap utuh, tetapi dagingnya lembut. Rasanya segar, dengan pedas yang sedikit menggigit. Kami nikmati juga plecing kangkung, yang sambal tomatnya segar sekali itu. Singang yang lezat, ditambah plecing kangkung yang segar, membuat kami tak ingin berhenti makan.

Sepat

Di Pantai Baru ada dua masakan khas Sumbawa yang digemari pembeli, yaitu singang dan sepat. Dua jenis masakan tersebut hampir sama: berbahan dasar ikan dan berkuah.

”Kalau singang, ikan direbus atau dimasak sekaligus bersama kuahnya. Kalau sepat, kuahnya sudah ada. Ikan dimasak terpisah, lalu nanti diguyur kuah saat makan,” kata Gamarati.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.