Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/11/2013, 08:41 WIB
EditorI Made Asdhiana
BANGKOK, KOMPAS — Maskapai Thai Lion Air akan segera beroperasi setelah mendapat sertifikat operasi udara (air operation certificate) dari Departemen Penerbangan setempat. Thailand dipandang sangat prospektif dengan pertumbuhan yang pesat di sektor pariwisata dan bisnis. Hal ini menjadi peluang, terutama untuk maskapai penerbangan berbiaya rendah (low cost carrier).

Chief Executive Officer Thai Lion Air Captain Darsito Hendroseputro, Jumat (1/11/2013), di Bangkok, Thailand, mengatakan, penerbangan perdana kemungkinan akan dimulai pada awal Desember 2013 dengan rute Bangkok-Jakarta, Bangkok-Kuala Lumpur, dan Bangkok-Chiang Mai. Wartawan Kompas Amanda Putri Nugrahanti melaporkan, dua pesawat Boeing 737-900 ER baru saja tiba di Bangkok dan siap dioperasikan oleh 18 pilot.

Darsito mengatakan, Thailand memiliki prospek besar. Thailand menjadi destinasi utama wisatawan dari India dan China. Harian The Nation melaporkan, wisatawan dari Jepang, Korea Selatan, dan China mengambil porsi 30 persen dari seluruh kunjungan wisatawan asing. Wisatawan dari China saja diperkirakan mencapai 4,5 juta pada tahun ini atau 18 persen dari target kunjungan wisatawan asing sebesar 24,5 juta.

Mulai tahun 2014, secara berturut-turut, kata Darsito, jumlah pesawat dan rute akan ditambah. Jumlah pesawat akan ditambah hingga 10 unit dengan rute tambahan ke Singapura, India, China dan rute domestik seperti Bangkok-Hajai dan Bangkok-Phuket. Dalam lima tahun ke depan, ditargetkan ada 50 pesawat yang beroperasi dengan rute internasional yang merambah hingga Jepang dan Korea Selatan.

Tingginya pertumbuhan di sektor pariwisata menjadi peluang bagi maskapai penerbangan berbiaya rendah. Pertumbuhan penumpang maskapai penerbangan berbiaya rendah di Thailand, kata Darsito, mencapai 30 persen per tahun. Peluang itu yang hendak ditangkap Lion Air yang tetap konsisten menawarkan biaya murah untuk para penumpangnya.

Sekretaris Perusahan Lion Air Adhitya Simanjuntak mengatakan, prospek rute Jakarta-Bangkok akan sangat besar. ”Banyak orang Indonesia suka berbelanja di luar negeri,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Prefektur Gifu, Pusat Budaya dan Tradisi di Jepang

Mengenal Prefektur Gifu, Pusat Budaya dan Tradisi di Jepang

Jalan Jalan
Mampir ke Desa Nglanggeran Gunungkidul, Delegasi ATF Disuguhi Cokelat Olahan

Mampir ke Desa Nglanggeran Gunungkidul, Delegasi ATF Disuguhi Cokelat Olahan

Travel Update
Menikmati Seduhan Kopi Bernuansa Jadul di Penalama Coffee Bogor

Menikmati Seduhan Kopi Bernuansa Jadul di Penalama Coffee Bogor

Jalan Jalan
6 Tempat Lihat Bunga Mekar di Hokkaido, Tidak Hanya Saat Musim Semi

6 Tempat Lihat Bunga Mekar di Hokkaido, Tidak Hanya Saat Musim Semi

Jalan Jalan
Wisata di Setu Babakan Bisa Sewa Sepeda Listrik, Tarif mulai Rp 20.000

Wisata di Setu Babakan Bisa Sewa Sepeda Listrik, Tarif mulai Rp 20.000

Travel Update
Panduan Lengkap ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok, Main Bareng Anabul

Panduan Lengkap ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok, Main Bareng Anabul

Travel Tips
Gempa Turkiye Hancurkan Sebagian Bangunan Kastel Peninggalan Romawi 

Gempa Turkiye Hancurkan Sebagian Bangunan Kastel Peninggalan Romawi 

Travel Update
5 Tempat Wisata Populer di Aichi Jepang, Ada Museum Toyota dan Kastel

5 Tempat Wisata Populer di Aichi Jepang, Ada Museum Toyota dan Kastel

Jalan Jalan
5 Tempat Wisata di Sulawesi Tenggara Selain Wakatobi, Ada Benteng

5 Tempat Wisata di Sulawesi Tenggara Selain Wakatobi, Ada Benteng

Jalan Jalan
5 Syarat Main Bareng Anabul di Bilik Kucing Cat Cafe, Jangan Berisik

5 Syarat Main Bareng Anabul di Bilik Kucing Cat Cafe, Jangan Berisik

Travel Tips
Menparekraf Ingin Ada Penerbangan Langsung dari India ke Indonesia

Menparekraf Ingin Ada Penerbangan Langsung dari India ke Indonesia

Travel Update
5 Wisata Dekat Buana Life Pangalengan, Ada Rumah Film 'Pengabdi Setan' 

5 Wisata Dekat Buana Life Pangalengan, Ada Rumah Film "Pengabdi Setan" 

Jalan Jalan
Bikin Paspor 1 Hari Jadi, Bayar Rp 1 Juta

Bikin Paspor 1 Hari Jadi, Bayar Rp 1 Juta

Travel Update
Infrastruktur dan Akses Dikeluhkan Usai Konser Dewa-19, Menparekraf Ingin Pengelolaan JIS Lebih Terintegrasi

Infrastruktur dan Akses Dikeluhkan Usai Konser Dewa-19, Menparekraf Ingin Pengelolaan JIS Lebih Terintegrasi

Travel Update
Sandal Upanat untuk Naik ke Candi Borobudur Dipakai Delegasi ATF 2023

Sandal Upanat untuk Naik ke Candi Borobudur Dipakai Delegasi ATF 2023

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+