Kompas.com - 23/11/2013, 21:27 WIB
Peserta mengikuti lomba perahu naga Musi Triboatton di Palembang, Sumatra Selatan, Senin (3/12/2012). Musi Triboatton adalah lomba tiga jenis perahu (kano, naga, karet) dengan mengarungi Sungai Musi sejauh 500 kilometer yang melewati Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNAPeserta mengikuti lomba perahu naga Musi Triboatton di Palembang, Sumatra Selatan, Senin (3/12/2012). Musi Triboatton adalah lomba tiga jenis perahu (kano, naga, karet) dengan mengarungi Sungai Musi sejauh 500 kilometer yang melewati Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
EditorI Made Asdhiana
PALEMBANG, KOMPAS.com - Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Esthy Reko Astuti mengatakan, pelaksanaan Musi Triboatton sebagai upaya dalam menarik wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia, khususnya Sumatera Selatan.

Pasalnya, Kemenparekraf pada 2013 menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 8,5 juta orang. Hal itu disampaikan Esthy kepada wartawan usai penutupan Musi Triboatton di Palembang, Jumat (22/11/2013) malam.

Dengan adanya kegiatan olahraga yang menyelusuri Sungai Musi sepanjang 500 kilometer itu maka wisatawan akan semakin tertarik berkunjung ke daerah ini. "Apalagi perairan Sungai Musi cukup menantang sehingga kegiatan tersebut sangat mendukung dalam meningkatkan kunjungan wisatawan terutama dari luar negeri," katanya.

Selain itu, menurut Esthy, kegiatan Musi Triboatton yang diikuti 10 peserta di antaranya ada dari luar negeri seperti Malaysia dan Irlandia. "Yang jelas sekarang ini wisata air cukup diminati peserta dari luar negeri, karena iklimnya masih alami," katanya.

Sehubungan itu Kemenparekraf melaksanakan olahraga Triboatton di Sungai Musi Sumsel yang telah berjalan sukses baik prestasi maupun penyelenggaraan.

Wakil Gubenur Sumsel Ishak Mekki mengatakan, pelaksanaan Musi Triboatton melalaui kabupaten Empat Lawang, Musirawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Palembang. "Setiap daerah yang dilalui ditampilkan kebudayaan dan kegiatan khas yang ada di Sumsel," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.