Pemprov NTB Upayakan Cathay Pacific Terbang ke Lombok

Kompas.com - 24/11/2013, 21:00 WIB
Wisatawan memanfaatkan sepeda untuk berkeliling Gili Trawangan, Lombok Barat, NTB, Sabtu (9/7/2011). Wisatawan dipatok tarif sewa sepeda sebesar Rp 15.000 perjam atau Rp 45.000 per hari. KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHIWisatawan memanfaatkan sepeda untuk berkeliling Gili Trawangan, Lombok Barat, NTB, Sabtu (9/7/2011). Wisatawan dipatok tarif sewa sepeda sebesar Rp 15.000 perjam atau Rp 45.000 per hari.
EditorI Made Asdhiana
MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) makin fokus memperjuangkan agar Cathay Pacific melayani penerbangan dari Hongkong ke Lombok. Apalagi dua maskapai penerbangan asing telah merealisasikan rute penerbangan langsung ke Bandara Internasional Lombok (BIL), dalam tiga bulan terakhir ini.

"Sekarang fokus ke Cathay Pacific setelah Jetstar dan Tiger merealisasikan rute penerbangan langsung ke Lombok," kata Wakil Gubernur NTB H Muh Amin, usai penyambutan rombongan penerbangan perdana Tiger Airways, di BIL, Jumat (22/11/2013).

Mulai 22 November 2013, maskapai penerbangan Singapura Tiger Airways melayani rute penerbangan dari Bandara Internasional Changi Singapura ke BIL, dengan waktu penerbangan 2,5 jam.

Tiger Airways akan terbang rutin Singapura-Lombok pulang-pergi (PP), tiga kali seminggu yaitu setiap Senin, Jumat dan Minggu, menggunakan pesawat jenis Airbus A320.

Tiger memperkuat rute penerbangan internasional Singapura-Lombok yang sudah lebih dulu dilayani maskapai penerbangan Silk Air, lima kali seminggu setiap Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Pada 24 September 2013, Jetstar Airways mulai melayani rute penerbangan langsung dari Perth Australia, ke Lombok dengan waktu penerbangan 3 jam 40 menit. Kini, penerbangan Perth-Lombok itu dijadwalkan empat kali seminggu setiap Selasa, Kamis, Jumat dan Minggu.

Kepala Komersial dan Operasional Jetstar, Nigel Fanning berjanji akan menambah frekuensi penerbangan langsung Perth-Lombok jika peningkatan jumlah penumpang cukup signifikan, dari empat kali menjadi tujuh kali seminggu atau setiap hari.

Manajemen Jetstar menargetkan jumlah penumpang rute Perth-Lombok sebanyak 100 ribu penumpang per tahun, sehingga terbuka peluang untuk meningkatkan frekuensi penerbangan dari empat kali menjadi tujuh kali seminggu atau setiap hari.

Penerbangan asing lainnya yang sudah terealisasi terlebih dahulu yakni AirAsia yang melayani rute Kuala Lumpur-Lombok sejak 12 Oktober 2012 dengan lama penerbangan 3 jam 10 menit.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Bandara Internasional Lombok, di Nusa Tenggara Barat.
Semula AirAsia terbang tiga kali seminggu yakni setiap Rabu, Jumat dan Minggu, namun pada Maret 2013, manajemen AirAsia menambah frekuensi penerbangan Kuala Lumpur-Lombok dari tiga kali menjadi empat kali seminggu, atau tambah hari Kamis.

Dengan demikian, kini sudah ada empat maskapai penerbangan asing yang melayani rute penerbangan ke Lombok, dan diyakini Cathay Pacific akan menjadi maskapai yang kelima untuk rute penerbangan ke Lombok.

Amin mengatakan, saat ini manajemen Cathay Pacific tengah mengurus berbagai perizinan untuk dapat menggunakan rute penerbangan langsung Hongkong-Lombok.

Berbagai perizinan itu diurus setelah melakukan penjajakan bersama komunitas investor Hongkong. "Kami terus dorong supaya Cathay Pacific segera merealisasikan penerbangan langsung dari Hongkong ke Lombok. Upaya koordinasi dengan berbagai pihak terkait semakin intens," tambah Amin.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X