Kompas.com - 05/12/2013, 13:11 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Sebutan sebagai salah satu kota urban terpadat di Jepang pun tak terlihat. Hanya ada beberapa mobil yang berjajar di belakang garis putih menunggu lampu lalu lintas berubah menjadi hijau.

Jarak antrean antara satu mobil dengan mobil lainnya pun sangat teratur, berkisar tiga atau empat meter. Hening, tanpa polusi suara dari klakson mobil atau raungan mesin yang mengembuskan asap tebal dari knalpotnya. Tak ada pula debu yang beterbangan di sisi jalan raya.

Di sisi jalan, tersedia trotoar yang lebarnya separuh badan jalan utama. Dipagari pohon-pohon nan asri, trotoar yang besar itu memungkinkan para pejalan kaki berbagi ruang dengan para pengendara sepeda.

Ya, selain kereta, sepeda menjadi pilihan alat transportasi bagi warga Nagoya. Buktinya, selama kami berjalan kaki di seputar kota itu, selalu terlihat para pesepeda yang melintas silih berganti.

Menariknya pula, banyak bahkan hampir semua pengendara sepeda itu adalah mereka yang berpakaian rapi khas pekerja. Para lelaki mengenakan jas, celana pantalon dan sepatu kulit, lengkap dengan tas laptop di punggung.

Sementara para perempuan memakai rok lebar dengan balutan stocking dan sepatu boot, atau ada juga yang memakai celana panjang lengkap dengan blazer dan tas kulit yang disampirkan di pundak.

Belum lagi, areal parkir sepeda juga terlihat menyebar di hampir setiap sisi trotoar. Sepeda-sepeda itu terparkir rapi, tanpa mengganggu ruang bagi pejalan kaki. Sangat terasa, sepeda merupakan bagian dari kehidupan keseharian warga di sini. (Bersambung...)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.