Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Atas Bengkak Selama Perjalanan Udara, Minum hingga Peregangan

Kompas.com - 07/05/2024, 15:03 WIB
Zeta Zahid Yassa,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perjalanan udara seringkali diiringi dengan efek samping yang tidak diinginkan, seperti jet lag, pilek, dan kurang tidur akibat kebisingan di dalam pesawat

Namun, ada satu efek samping lain yang sering terjadi namun jarang disadari, yaitu bengkak pada kulit. 

Bengkak ini dapat terjadi di tangan, pergelangan kaki, dan wajah akibat perjalanan udara dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga: Penyebab Edema yang Sering Muncul Sebagai Kaki Bengkak

Dehidrasi menjadi salah satu penyebab umum dari bengkak selama perjalanan udara. Udara kering di kabin pesawat dan kurangnya asupan cairan dapat mengganggu penghalang alami kulit, melansir dari CNTraveller, Selasa (7/05/2024)

Sehingga menyebabkan lebih banyak air yang hilang dan kulit terlihat kusam serta rentan terhadap bengkak.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Selain itu, fluktuasi tekanan kabin juga berperan dalam menyebabkan bengkak, terutama di kaki dan jaringan wajah.

Kebiasaan duduk dalam waktu yang lama tanpa banyak bergerak juga memperparah bengkak pada kulit dengan mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan retensi cairan.

Baca juga: Jika Kaki Bengkak Apa yang Harus Dilakukan?

Selain itu, makanan maskapai penerbangan yang tinggi garam dan gula juga dapat berkontribusi pada retensi air yang menyebabkan bengkak pada wajah dan tangan.

Mengatasi bengkak saat naik pesawat

Untuk mengatasi bengkak selama perjalanan udara, meningkatkan tingkat hidrasi menjadi kuncinya. 

1. Minum air

Minum banyak air sebelum, selama, dan setelah penerbangan dapat membantu menangkal efek dehidrasi saat terbang.

Minum air putih setelah makan buah.Shutterstock Minum air putih setelah makan buah.

Mengonsumsi makanan ringan yang kaya air seperti buah dan sayuran juga disarankan untuk membantu mengatasi kembung.

2. Peregangan

Selain itu, gerakan yang teratur juga penting untuk mencegah pembentukan edema selama penerbangan. 

Baca juga: Waktu Terbaik untuk Beli Tiket Pesawat agar Murah, Jangan Mepet

Gerakan memutar pergelangan kaki, mengangkat betis, dan berbaris sambil duduk dapat membantu menstimulasi aliran darah dan mencegah penumpukan cairan. 

3. Pakai baju yang tepat

Penggunaan pakaian kompresi seperti kaus kaki kompresi juga dapat membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah.

Jika bengkak selama perjalanan udara menjadi masalah yang serius, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memeriksa masalah medis yang mendasarinya. 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com