Kompas.com - 03/01/2014, 20:09 WIB
EditorI Made Asdhiana
BANDA ACEH, KOMPAS.com - Lebih 2.000 wisatawan mancanegara penumpang kapal pesiar mengunjungi sejumlah obyek wisata andalan di Kota Sabang, Provinsi Aceh sepanjang tahun 2013.

"Ada enam kapal pesiar yang mengangkut ribuan wisman mengunjungi sejumlah obyek wisata andalan di Kota Sabang sepanjang 2013," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sabang, Zulfi Purnawati yang dihubungi dari Banda Aceh, Kamis (2/1/2014).

Kapal-kapal pesiar yang pernah merapat di pulau destinasi nasional itu antara lain MV Clipper Odyssey, Noble Caledonia, MV Albatros, MV Silver Whisser, dan MV Seabourn Legend. "Selain itu dalam beberapa tahun terakhir Sabang juga banyak dikunjungi wisman dari kapal pesiar kecil (yacht) seperti dari Singapura, Langkawi (Malaysia) dan Phuket (Thailand)," kata Zulfi.

Selain wisman kapal pesiar, lanjut Zulfi, Sabang yang berjarak sekitar 14 laut dari Kota Banda Aceh itu juga menjadi salah satu daerah tujuan para turis asing dan wisatawan nusantara sejak beberapa tahun terakhir.

"Kami menyadari, selama beberapa tahun ini, wisatawan baik asing maupun menjadikan Sabang sebagai salah satu daerah tujuan berlibur, karena memang panorama alam daerah kami cukup indah dan menarik untuk dikunjungi," katanya.

DOK INDONESIA.TRAVEL Kota Sabang di Pulau Weh, Aceh.
Untuk itu, Zulfi menjelaskan Pemkot Sabang terus berupaya membenahi dan membangun serta melengkapi berbagai infrastruktur pendukung sektor pariwsata di pulau tersebut. "Kami juga berterima kasih kepada masyarakat Sabang yang juga berkomitmen dalam upaya bersama memajukan sektor pariwisata. Sektor pariwisata telah berdampak membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya di Sabang," katanya.

Saat ini saja, menurut Zulfi, di Kota Sabang telah tumbuh usaha penginapan berupa homestay, cottage dan losmen serta hotel yang mencapai lebih 70 unit dengan total sebanyak 800 kamar.

"Tumbuhnya penginapan itu sebagian besar adalah usaha masyarakat. Jika sektor pariwisata terus berkembang, maka kami meyakini perekonomian Kota Sabang akan terus membaik di masa mendatang," tambah Zulfi.

SERAMBI/HARI TEGUH PATRIA Sejumlah wisatawan menumpang speed boat menuju titik diving dan snorkeling di Pulau Weh.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batik Air dan Thai Lion Air Rute Internasional Akan Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Batik Air dan Thai Lion Air Rute Internasional Akan Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Isu KA Argo Parahyangan Dihapus Saat Ada Kereta Cepat, KAI Ikut Pemerintah

Isu KA Argo Parahyangan Dihapus Saat Ada Kereta Cepat, KAI Ikut Pemerintah

Travel Update
5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.