Harga Tiket Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Babel

Kompas.com - 28/01/2014, 09:33 WIB
Rangkaian acara kedatangan wisatawan mancanegara yang menggunakan kapal Clipper Odyssey di Belitung, Bangka Belitung, Jumat (18/1/2013). Kapal berlabuh di dermaga Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Para wisatawan disambut Bupati Belitung, Darmansyah Husein kemudian mengunjungi rumah dinas bupati, rumah adat Belitung, serta pantai wisata Tanjung Tinggi dan Tanjung Kelayang. Sebelumnya, para wisatawan disuguhkan tarian tradisional Belitung berupa barongsai, kuda lumping, tari selamat datang, Buang Jong, dan tari Balitung. POS BELITUNG/EDHIE Rangkaian acara kedatangan wisatawan mancanegara yang menggunakan kapal Clipper Odyssey di Belitung, Bangka Belitung, Jumat (18/1/2013). Kapal berlabuh di dermaga Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Para wisatawan disambut Bupati Belitung, Darmansyah Husein kemudian mengunjungi rumah dinas bupati, rumah adat Belitung, serta pantai wisata Tanjung Tinggi dan Tanjung Kelayang. Sebelumnya, para wisatawan disuguhkan tarian tradisional Belitung berupa barongsai, kuda lumping, tari selamat datang, Buang Jong, dan tari Balitung.
EditorI Made Asdhiana
PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara ke Bangka Belitung (Babel) dipengaruhi harga tiket pesawat.

"Semakin mahalnya tiket pesawat, maka akan semakin sedikit wisatawan yang akan berkunjung ke Bangka Belitung, sehingga perkembangan pariwisata Bangka Belitung menjadi terhambat," ujar penjabat Ketua Kadin Provinsi Bangka Belitung, Johnnie Sugiarto di Pangkalpinang, Sabtu (25/1/2014).

Harga tiket pesawat ke Bangka Belitung saat ini bisa mencapai 50 persen lebih mahal dari ke daerah lainnya. Selain itu paket tour yang ditawarkan juga lebih mahal daripada paket tour ke Bali maupun ke Singapura yang saat ini menjadi pusat tujuan para wisatawan.

"Mahalnya harga tiket pesawat ini karena permintaan dan kebutuhan masyarakat yang cukup banyak, sehingga harga tiket yang ditetapkan perusahaan penerbangan sangat sulit untuk diturunkan," ucapnya.

Sementara untuk biaya akomodasi tidak terlalu menjadi masalah bagi para wisatawan, karena di semua daerah biaya akomodasinya hampir sama dengan biaya di Bangka Belitung.

"Walapun biaya akomodasi di Babel sama murahnya dengan biaya di daerah lain, tetap tidak bisa menarik wisatawan untuk datang ke provinsi ini karena selain harga tiket yang mahal juga penerbangan dari daerah lain tidak bisa langsung mendarat di Pangkalpinang," jelasnya.

Johnny menilai, tidak adanya bandara bertaraf internasional juga menjadi faktor sedikitnya wisatawan yang datang karena setiap datang ke Bangka Belitung harus transit dulu ke Jakarta.

"Kalau ke depan Provinsi Bangka Belitung memiliki bandara bertaraf internasional, bisa dipastikan harga tiket menjadi lebih murah dan akan banyak wisatawan lokal maupun asing yang datang," tambah  Johnnie.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X