Kompas.com - 02/07/2014, 17:56 WIB
Wisatawan menikmati matahari terbit dari kawah I Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali beberapa waktu lalu. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Wisatawan menikmati matahari terbit dari kawah I Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali beberapa waktu lalu.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Tiongkok dan Australia menjadi salah satu faktor peningkatan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia di bulan Mei. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, pada peresmian logo baru Wonderful Indonesia di Garuda City Center, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (1/7/2014).

Ia menuturkan menurut data yang dihimpun dari Pusdatin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), jumlah kunjungan wisman sudah mencapai 752.363 orang di bulan Mei. Total wisman yang datang selama lima bulan ini, terhitung dari bulan Januari hingga Mei 2014 sudah berjumlah 3,7 juta orang.

Mari menambahkan berdasarkan pintu masuk menuju Indonesia, pertumbuhan tertinggi ada di Bandara Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Minangkabau Sumatra Barat, dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan ada sebuah korelasi yang tidak terpisahkan antara pariwisata dengan transportasi di Indonesia.

"Pariwisata dan transportasi bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, hal ini yang membuat kita ingin bekerja sama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," tutur Bambang.

Bambang menjelaskan, untuk semakin menambah jumlah wisman yang masuk ke Indonesia, bandara-bandara sudah mulai harus mulai berbenah. Logo "Wonderful Indonesia", tambahnya, juga sebaiknya dipasang di setiap bandara Indonesia, tidak hanya di pesawat saja.

"Selain kebutuhan transportasi udara, sarana transportasi darat juga harus dibenahi sebagai penunjang wisatawan baik lokal maupun mancanegara," tutur Bambang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjutnya, prospek pariwisata Indonesia yang semakin pesat harus disertai juga dengan peningkatan kualitas transportasi. Di tahun 2014 ini, Indonesia mengalami pertumbuhan pariwisata sebesar 4,2 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Austria Sambut Wisatawan dari Singapura dan Thailand 24 Juni 2021

Austria Sambut Wisatawan dari Singapura dan Thailand 24 Juni 2021

Travel Update
Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Travel Update
11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

Travel Update
Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Travel Update
Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Travel Update
Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Travel Update
Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Travel Update
Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Travel Update
UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

Travel Update
Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Travel Update
Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Travel Update
Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Travel Update
Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Travel Update
4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

Travel Update
Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X