Kompas.com - 04/09/2014, 15:08 WIB
Panorama Danau Toba dari Bukit Siulakhosa di Pulau Samosir, Sumatera Utara KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARIPanorama Danau Toba dari Bukit Siulakhosa di Pulau Samosir, Sumatera Utara
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf), kembali menggelar Festival Danau Toba 2014 (FDT 2014). Acara ini akan berlangsung pada 17-21 September 2014 di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

FDT 2014 bertujuan untuk mempromosikan citra Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata di Sumatera Utara. Selain juga demi memberikan pemahaman efektif dan tepat sasaran terkait pariwisata setempat. Pemerintah pusat berharap agar masyakarat dapat berperan aktif dalam mensukseskan FDT karena bagaimanapun juga kegiatan pariwisata ini mampu meningkatkan pendapatan warga di sekitarnya.

Anda akan dihibur dengan pameran dan atraksi pentas budaya, fashion show, dan pameran pariwisata kreatif. Ada juga event olahraga seperti lomba perahu naga, arum jeram, dan renang yang diikuti oleh peserta di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Selain itu, FDT 2014 juga menggelar kompetisi Lake's Toba World Drum Festival dan seminar pariwisata.

Kabupaten Toba Samosir sudah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah, serta melibatkan kabupaten sekawasan Danau Toba untuk ikut berperan dalam festival ini. FDT 2014 berusaha mencapai visinya pada 2017 yaitu "Menjadi festival internasional bercitra kuat dan diakui dunia".

Danau Toba merupakan destinasi yang menakjubkan di Pulau Sumatera. Begitu unik karena memiliki luas 1.145 kilometer yang lebih menyerupai lautan. Di tengah danau berdiam Pulau Samosir dengan luas yang hampir sebanding dengan luas negara Singapura. Oleh karena itu, Danau Toba ditempatkan sebagai danau terluas di Asia Tenggara dan terbesar kedua di dunia setelah Danau Victoria di Afrika.

Para ahli memperkirakan danau ini terbentuk karena letusan gunung api yang hebat. Saat itu 2.800 kilometer kubik vulkanik dimuntahkan Gunung Toba menyebabkan terjadinya perubahan cuaca bumi, kematian massal dan kepunahan beberapa spesies makhluk hidup.

Danau Toba menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Indonesia yang begitu indah. Tempat dimana Anda dapat melakukan berbagai macam kegiatan untuk menikmati keindahan alam seperti mendaki gunung, berenang, atau berperahu layar. Udaranya bersih dan sejuk harmonis dengan suasana santai masyarakatnya yang ramah.

Untuk menuju Danau Toba, Andadapat menjadikan Medan sebagai pintu gerbang. Tersedia pernerbangan ke kota ini dari berbagai kota besar di Indonesia. Berikutnya lanjutkan perjalanan ke Parapat yang berjarak 176 km dari Medan dan dapat dijangkau sekitar 6 jam dengan bus. Ada dua rute bus yaitu Medan-Parapat atau melalui Medan-Brastagi, ongkosnya sekitar Rp 40.000. Anda juga dapat menaiki taksi dari Medan ke Parapat dengan ongkos sekitar Rp 70.000 dengan perjalanan selama 4 jam.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Travel Update
Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Travel Update
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Travel Update
Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Travel Promo
7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.