Kompas.com - 03/10/2014, 09:36 WIB
Peserta Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 dari DKI Jakarta melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2014). Karnaval budaya bertemakan 'Indonesia Bersatu' ini digelar untuk memeriahkan HUT Ke-69 Kemerdekaan RI. Peserta menampilkan mobil hias, ragam tari, budaya, pakaian adat, hingga nyanyian dari 33 provinsi di seluruh Indonesia. TRIBUNNEWS/HERUDINPeserta Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 dari DKI Jakarta melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2014). Karnaval budaya bertemakan 'Indonesia Bersatu' ini digelar untuk memeriahkan HUT Ke-69 Kemerdekaan RI. Peserta menampilkan mobil hias, ragam tari, budaya, pakaian adat, hingga nyanyian dari 33 provinsi di seluruh Indonesia.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggaraan karnaval di suatu daerah dinilai sangat signifikan untuk menjaring kedatangaan wisatawan sekaligus mempromosikan secara efektif sebuah destinasi kepada publik.

"Event-event seperti karnaval dan festival harus lebih digencarkan untuk menjaring kedatangan lebih banyak wisatawan ke Indonesia," kata Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) Wiryanti Sukamdani di Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Menurut dia, karnaval sangat efektif untuk menyedot perhatian wisatawan sehingga mau berkunjung ke sebuah destinasi wisata penyelenggaranya.

Di samping itu, penyelenggaraan karnaval akan mudah sekali untuk diingat, bahkan menjadi ikon seni dan budaya suatu daerah. "Modal yang diperlukan hanya kreativitas masyarakatnya untuk menggali seni tradisi dan budaya nenek moyangnya untuk kemudian diangkat sebagai karnaval yang disuguhkan kepada publik," katanya.

Menurut Yanti, BPPI mendorong lebih banyak daerah untuk menginisiasi penyelenggaraan karnaval dan festival khas daerah masing-masing. Karnaval-karnaval serupa itu sangat efektif untuk ditawarkan dalam paket wisata oleh para pelaku industri. "Selama ini salah satu yang kurang dari kita adalah atraksi pariwisata. Nah, karnaval ini salah satu jawabannya," katanya.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO ILUSTRASI - Peserta karnaval dari Provinsi Kalimantan Timur memeriahkan Jember Fashion Carnival di TMII, Jakarta, Minggu (25/4/2010). Selain menampilkan peragaan busana dari Jember, karnaval ini juga dimeriahkan oleh atraksi budaya dari beberapa provinsi di Indonesia.
Yanti berpendapat bahwa atraksi wisata adalah prasyarat mutlak agar sebuah destinasi wisata tetap diminati pengunjung. Tanpa atraksi wisata, sebuah destinasi akan sangat membosankan, bahkan akan dengan mudah dilupakan dan tidak akan dikunjungi lagi.

Padahal, pemerintahan mendatang menargetkan jumlah kunjungan wisman hingga 20-25 juta orang dalam lima tahun ke depan sehingga diperlukan kerja ekstra keras untuk menjaring lebih banyak wisman ke Tanah Air. "Karnaval adalah salah satu solusi yang bisa mendatangkan banyak wisatawan ke Indonesia," tambah Yanti.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.