Kompas.com - 25/11/2014, 17:22 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

"Saya memiliki kelompok penenun di Kampung Todo dan di beberapa kampung di wilayah Manggarai Raya. Saya sudah 12 tahun menekuni penjualan kain tradisional bermotif Nusa Tenggara Timur. Banyak turis membeli patung, topi, kain bermotif Nusa Tenggara Timur. Banyak orang di Jakarta yang selalu memesan ke saya. Saya sering mengikuti pameran, baik yang dilaksanakan pemerintah maupun pihak swasta,” jelas perempuan asal Kampung Sita, Manggarai Timur yang bersuamikan orang Manggarai Barat dan tinggal di Labuan Bajo itu.

Leli menjelaskan, kain songke bermotif Mata Manuk dijual seharga Rp 500.000 karena cara pembuatannya sangat berbeda dan membutuhkan waktu lama dan ketelitian.

Ketua Kelompok Tenun Songke Waenakeng, Desa Poco Rutang, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, Rofina Kartini didampingi anggotanya, Katarina Nurtiyati kepada Kompas.com, disela-sela pameran sentra Kreatif Rakyat menjelaskan, pendampingan dari tim sentra kreatif rakyat pusat memberikan harapan baru bagi kaum perempuan yang memiliki keterampilan dalam menenun.

Setelah diinformasikan pada 2012, sebelum Sail Komodo, keduanya mengakui mulai memiliki gairah untuk menekuni kembali menenun songke. Hasilnya, tiga kali mereka mengikuti pameran di Kota Labuan Bajo. Hasil penjualan kain songke sangat bagus dan membantu membiayai pendidikan anak-anak di perguruan tinggi.

“Ke depan ini kami mulai fokus untuk mengembangkan tenun songke sebab kami sudah merasakan keuntungannya. Kami berharap program Sentra Kreatif Rakyat tidak boleh dihentikan melainkan program ini diteruskan. Kami merasakan peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat,” jelas Katarina.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Tas bermotif binatang komodo dan rusa pada Pameran Sentra Kreatif Rakyat (SKR) di Youth Center Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/11/2014).
Sentra Kreatif Rakyat (SKR) adalah Program Pengembangan Ekonomi Kreatif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di bawah Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya yang bertujuan untuk mengembangkan wilayah-wilayah produk kreatif bercirikan lokalitas rakyat di wilayah tersebut.

Koordinator program Sentra Kreatif Rakyat Kabupaten Manggarai Barat, Niniek Dhiniyanti memaparkan, daerah-daerah percontohan Program SKR antara lain Kabupaten Batang dan Kabupaten Magelang di Jawa Tengah, Kabupaten Pacitan di JawaTimur, Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara di Sulawesi Selatan dan Kabupaten Manggarai Barat  di Nusa Tenggara Timur.
 
Menurut Dhiniyanti, kegiatan Program Pengembangan SKR di Manggarai Barat antara lain penelitian dan pengembangan motif-motif tradisional produk kreatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas teknik dan desain produk Tenun Songke Manggarai Barat, Batik,dan Produk Kayu.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Topi Songke Manggarai Raya pada Pameran Sentra Kreatif Rakyat (SKR) di Youth Center Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/11/2014).
Sebagai langkah publikasi kegiatan SKR dan promosi hasil karya kelompok SKR, diselenggarakan Pameran Sentra Kreatif Rakyat Manggarai Barat pada 22–24 November 2014 yang diikuti 30 perajin dari Kecamatan Lembor, Lembor Selatan, Desa Komodo, Kota Labuan Bajo dan Kota Ruteng.

Pada pameran ini akan dipamerkan dan diperdagangkan produk-produk kreatif antara lain tas tenun songke, selendang tenun songke pewarna alam, tas dan kain batik pewarnaan alam dengan motif komodo dan biota laut, produk suvenir dari patung kayu, kain destar (ikat kepala) pewarna alam dengan motif rumah adat Manggarai dan sawah lodok serta inovasi-inovasi desain produk batik, tenun dan kayu lainnya hasil karya kelompok SKR. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.