Kompas.com - 11/12/2014, 11:39 WIB
EditorI Made Asdhiana
PERTH merupakan salah satu kota yang letaknya paling terpencil di Australia yang jaraknya cukup jauh dari kota-kota lain. Bahkan jarak kota Perth lebih dekat ke Denpasar daripada ke kota-kota besar lain di Australia seperti Brisbane, Sydney, ataupun Melbourne.

Walaupun jauh, cukup banyak tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Saya ingin berbagi pengalaman saya berwisata selama dua hari penuh di Perth dan daerah sekitarnya menggunakan moda transportasi yang berbeda-beda.

ARYA DARU PANGAYUNAN Bell Tower di tepi Swan River, Perth, Australia.
Untuk hari pertama, saya mencoba untuk menggunakan bus, kereta, dan jetty atau ferry. Tidak perlu keluar biaya untuk naik bus keliling kota Perth. Selama kita berada di dalam Central Business District (CBD) kita dapat menggunakan bus Perth Central Area Transport (CAT) secara gratis. Salah satu tempat menarik untuk dikunjungi di pusat kota Perth adalah Bell Tower yang terletak di tepi Swan River. Dari Bell Tower, kita dapat berjalan kaki ke City Center, pusat pertokoan di Perth.

Setelah berkeliling City Center, naiklah kereta ke Fremantle yang lama perjalanannya tidak lebih dari 30 menit. Fremantle adalah kota pelabuhan tua yang wajib dikunjungi. Di Fremantle, kita dapat bersantap siang di pinggir pelabuhan. Banyak restoran yang menjajakan aneka jenis makanan, saya sarankan untuk memesan Fish and Chips dan Mussels karena di kota pelabuhan dapat dijamin kesegaran hidangan laut yang disajikan.

ARYA DARU PANGAYUNAN Pemandangan dari Fremantle, Perth, Australia.
Setelah bersantap siang, kita dapat berjalan mengelilingi kota tua di Fremantle, kemudian berbelanja aneka oleh-oleh ataupun jajanan di Fremantle Market. Jika lelah berjalan kaki, kita juga bisa menaiki bus Fremantle CAT yang juga gratis.

Setelah puas mengelilingi Fremantle, kembalilah ke stasiun kereta untuk naik kereta kembali ke City Center dan dari City Center naiklah bus ke arah Kings Park. Kings Park merupakan salah satu ikon kota Perth. Dari atas Kings Park, kita dapat melihat Perth CBD dari atas bukit.

ARYA DARU PANGAYUNAN Pemandangan Perth CBD dari Kings Park.
Saya sarankan untuk mengunjungi Kings Park di jam-jam matahari mulai terbenam sehingga kita dapat melihat kota Perth ketika masih terang dan ketika lampu-lampu gedung dan jalan telah dinyalakan.

Selesai menikmati pemandangan dari Kings Park, kembalilah ke Bell Tower menggunakan bus dan dari dekat Bell Tower cobalah menggunakan Jetty atau ferry untuk menyeberang Swan River ke arah South Perth untuk menikmati makan malam disana.

ARYA DARU PANGAYUNAN Koala di Caversham Wildlife Park, Perth, Australia.
Untuk hari kedua, saya mencoba untuk menyewa mobil. Jika ingin berkendara di Australia kita bisa menggunakan SIM Internasional ataupun SIM Nasional Indonesia yang telah dilegalisir oleh Kantor Konsulat Republik Indonesia di Australia.

Di hari kedua, saya mengunjungi Caversham Wildlife Park. Caversham menjadi tempat yang wajib dikunjungi karena di taman ini kita dapat berinteraksi langsung dengan hewan-hewan khas Australia seperti kanguru, koala, wallaby, wombat, dan aneka jenis burung. Belum sah berkunjung ke Australia jika belum melihat hewan-hewan khas negara ini.

ARYA DARU PANGAYUNAN Memberi makan kanguru di Caversham Wildlife Park, Perth, Australia.
Di taman ini kita dapat memberi makan kanguru dan berfoto bersama koala dan hewan-hewan khas Australia lainnya. Namun sayang, koala-koala di taman ini cukup sensitif sehingga pengelola taman tidak mengijinkan para pengunjung untuk menggendong koala, kita hanya dapat berfoto di dekatnya saja.

Dari Caversham kita dapat bergerak menuju Yanchep National Park. Di Yanchep kita dapat mengikuti Aboriginal Tour di mana kita akan diberi penjelasan mengenai kehidupan Suku Aborigin. Yanchep memiliki taman, danau, laguna, dan juga pantai yang indah untuk dikunjungi.

ARYA DARU PANGAYUNAN Loch McNess Lake di Yanchep National Park, Perth, Australia.
Dari Yanchep National Park, kita dapat berkendara menyusuri tepi pantai barat Australia. Saran saya, berkendaralah hingga ke Cottesloe di mana banyak terdapat kafe-kafe. Di sana kita dapat minum kopi sambil menikmati sunset. Seusai melihat sunset, kita dapat kembali ke kota Perth yang jaraknya sudah tidak lagi jauh untuk bersantap malam dan kemudian beristirahat.

Masih banyak obyek wisata lain di Perth, namun dari yang saya alami, dalam dua hari saja kita sudah bisa mendapatkan dan melihat begitu banyak tempat menarik dan obyek wisata utama di Perth dan sekitarnya. (ARYA DARU PANGAYUNAN, diplomat muda saat ini bertugas magang di KJRI Perth, Australia)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.