Kompas.com - 12/01/2015, 11:23 WIB
EditorI Made Asdhiana
JAMBI, KOMPAS.com - Provinsi Jambi akan mengembangkan Wisata Sungai Batanghari sebagai ikon Jambi. Hal itu disampaikan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus saat menikmati matahari terbenam (sunset) di kawasan Tanggo Rajo, tepian Batanghari, Minggu (11/1/2015).

Ditemani Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ridham Priskap dan beberapa pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Hasan Basri mengaku nyaman menikmati sunset di kawasan wisata yang menjadi kebanggan masyarakat Jambi ini, Gubernur terlihat santai bercengkrama dengan Sekda dan beberapa SKPD sembari menyantap sate padang dan jagung bakar.

Menurut Gubernur, ke depan kawasan Tanggo Rajo bakal ditata sedemikian rupa sehingga lebih nyaman dan mampu menarik wisatawan untuk bersantai dan melepas penat menikmati pemandangan sungai Batanghari, ditambah adanya Jembatan Pedestrian dan menara Gentala Arasy di sisi seberang Kota Jambi.

"Ke depan memang kita akan mengembangkan Wisata Sungai Batanghari, apalagi dengan adanya jembatan pedestrian dan menara Gentala Arasy dengan museum di bawahnya, kita harapkan nanti jadi ikon jambi. Masyarakat Jambi bisa duduk pada sore hari, termasuk juga olahraga di waktu pagi melewati jembatan pedestrian. Nanti akan kita rapikan lagi yang di bawah, termasuk keramik-keramik yang sudah retak termasuk juga turap-turap," kata Hasan Basri.

Tahun 2015 Pemerintah Provinsi Jambi berencana memasang lampu di Jembatan Gentala Arasy. Pemasangan lampu nanti, menurut Gubernur Jambi, akan menambah cantik dan indah pemandangan jembatan yang didesain menyerupai huruf S ini.

"Lampu belum kita selesaikan, kalau selesai nanti jembatan ini akan terang benderang pada malam hari, kabel itu warna-warni berbeda-beda indah sekali kalau malam," katanya.

Jembatan ini diharapkan mampu menambah referensi masyarakat Jambi dan wisatawan luar untuk berekreasi diyakini juga akan menggeliatkan perekonomian masyarakat.

Belum diresmikan saja pedagang dan juga masyarakat khususnya di seberang Kota Jambi sudah merasakan dampaknya, di mana setiap sore hari lokasi menara Gentala Arasy di Seberang Kota Jambi dikunjungi banyak orang.

Selain itu, warga sekitar pun telah memanfaatkannya dengan mendirikan warung-warung makanan di sekitar lokasi, apalagi nanti di kawasan Gentala Arasy juga akan dikembangkan kuliner khas Jambi dan juga UMKM.

"Berapa besar dampak ekonomi yang maju belum kita hitung, tetapi itu yang kita harapkan ekonomi masyarakat berkembang mereka memanfaatkan suasana, banyak dagangan yang laku. Saya pikir juga nanti di Gentala Arasy semakin ramai, setiap sore banyak orang ke sana," kata Gubernur Jambi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

Jalan Jalan
Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Travel Update
Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

Travel Update
KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

Travel Update
DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

Travel Update
Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Travel Update
Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Travel Update
1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

Travel Update
Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Travel Update
Super Air Jet Buka Rute Surabaya-Kupang, Mulai 14 Oktober

Super Air Jet Buka Rute Surabaya-Kupang, Mulai 14 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.