Kompas.com - 01/03/2015, 13:51 WIB
Festival Barong Prejeng Etnik Banyuwangi yang digelar di tengah sawah, Minggu (26/10/2014). KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATIFestival Barong Prejeng Etnik Banyuwangi yang digelar di tengah sawah, Minggu (26/10/2014).
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun ini, Festival Banyuwangi akan menyuguhkan deretan festival yang mengeksplorasi beragam potensi daerah. Sejak mulai diselenggarakan pada tahun 2012, tahun ini festival diselenggarakan dengan suasana yang berbeda.

“Yang berbeda tahun ini adalah lebih humanis. Karena ada tambahan kegiatan festival yang untuk rakyat yang langsung dapat dikerjakan oleh rakyat. Festival toilet bersih, karena ini menyangkut budaya baru. Kedua festival bedah rumah," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada wartawan saat jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Sabtu (28/2/2015).

Ia menambahkan fokus Festival Banyuwangi sekarang tidak hanya di kota tapi juga di desa-desa. Yang mana basis tumbuhnya budaya dilahirkan. "Ada Barong Ider Bumi, Ngopi Sepuluh ewu, Kebo-Keboan itu tempatnya ada di desa. Sehingga dengan demikian harapan kami ada kebanggaan bagi masyarakat yang tempatnya untuk pariwisata," katanya.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Tradisi Kebo-keboan Desa Alasmalang, Banyuwangi, Jawa Timur.

Festival Banyuwangi juga memiliki Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang sudah masuk dalam kalender wisata nasional dari Kementerian Pariwisata. BEC adalah parade kostum dari Tanah Using (suku asli Banyuwangi) yang inspirasi temanya berasal dari budaya lokal Banyuwangi.

“Konsep kita (BEC) beda dengan Jember. Jember itu temanya dunia dibawa ke Jember. Maka temanya internasional. Sedangkan BEC temanya lokal untuk dunia. Makan setiap tahunnya temanya berbasis lokal. Misalnya temanya gandrung pertama, keduanya temanya kebo-keboan, kemudian temanya barong. Sampai 10 BEC ke depan, temanya sudah dirumuskan bersama para budayawan," pungkas pria kelahiran Banyuwangi ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Travel Update
Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Travel Update
Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Travel Update
Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Jalan Jalan
Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Jalan Jalan
Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Travel Update
Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Travel Update
Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Jalan Jalan
Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Travel Update
4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

Jalan Jalan
Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Travel Update
Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Travel Update
7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

Travel Tips
Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.