Kompas.com - 09/03/2015, 08:11 WIB
Ribuan warga Yogyakarta memenuhi Pagelaran Keraton untuk menghadiri Pisowan Ageng, Sabtu (7/3/2015). KOMPAS.COM/ADHIKA PERTIWIRibuan warga Yogyakarta memenuhi Pagelaran Keraton untuk menghadiri Pisowan Ageng, Sabtu (7/3/2015).
|
EditorI Made Asdhiana

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Bersama dengan momen peluncuran rebranding logo ‘Jogja Istimewa’ yang baru dengan sebuah seremoni khusus pada Sabtu (7/3/2015) kemarin, istilah Pisowanan Ageng menjadi akrab di telinga para wisatawan. Acara istimewa ini dikemas dengan partisipasi ribuan warga Yogyakarta yang tetap dibalut dengan budaya Jawa yang kental.

Secara harfiah, Pisowanan Ageng berasal dari kata sowan yang memiliki arti bertemu. Jadi Pisowanan Ageng memiliki arti pertemuan agung antara rakyat dengan raja yang memimpin, dalam hal ini adalah pertemuan antara Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Raja Yogyakarta dengan rakyat yang diayomi. (Baca: Turis Thailand Anggap Yogyakarta Sebagai Kota Candi)

Dalam sejarah Yogyakarta, Pisowanan Ageng merupakan sarana untuk rakyat dalam menyampaikan keluh kesahnya kepada pemimpin yang diawali dengan tindakan pepe, yaitu berjemur di bawah terik sinar matahari hingga Sultan datang menemui untuk melakukan dialog terkait dengan alasan mereka ingin bertemu rajanya. (Baca: Wisata Budaya di Yogyakarta Jadi Incaran Turis Mancanegara)

Sebagai Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X sudah beberapa kali melakukan Pisowanan Ageng yang melibatkan masyarakat Yogyakarta. Pertama kali adalah pada tahun 1998, bersamaan dengan momentum gerakan reformasi di Indonesia. Yogyakarta yang saat itu sudah mulai memanas, berhasil diredamkan oleh Raja Yogyakarta kesepuluh tersebut dengan menggelar sebuah pertemuan rakyat untuk mengumandangkan dukungan terhadap reformasi lewat pembacaan Maklumat 20 Mei 1998.

Dalam maklumat tersebut, raja yang lahir dengan nama BRM Herjuno Darpito ini mengajak masyarakat Yogyakarta dari berbagai elemen untuk mencegah tindakan anarkis dan bersama-sama mendoakan keselamatan bangsa. Peristiwa tersebut memukau massa yang hadir untuk tetap menyuarakan aspirasi secara damai tanpa tindakan anarkis seperti yang telah terjadi di kota-kota lain untuk menuntut turunnya rezim Orde Baru. (Baca: Aroma Soto di Tengah Pasar Beringharjo)

Selanjutnya, Pisowanan Ageng dilaksanakan sepeninggalan Sri Paduka Paku Alam VIII yang membuat kursi kepemimpinan Wakil Gubernur DIY kosong. Desakan rakyat yang disampaikan dalam Pisowanan Ageng menghasilkan keputusan penetapan Raja Yogyakarta dan Paku Alam sebagai Kepala dan Wakil Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta tanpa harus melalui mekanisme pemilihan.

Beberapa pertemuan agung ini digelar di tahun-tahun berikutnya terkait dengan keputusan politis yang dibuat Sri Sultan Hamengku Buwono X selama menjabat sebagai Gubernur salah satu daerah yang memiliki status keistimewaan di Indonesia ini, yaitu pada bulan April tahun 2007 dan bulan Oktober tahun 2008.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir, adalah momen peluncuran logo baru Jogja yang dikemas dalam kegiatan Pisowanan Ageng bersamaan dengan peringatan pelantikan Sri Sultan Hamengku Buwono yang ke-26 tahun. Masyarakat berkumpul di komplek Pagelaran Keraton Yogyakarta, peserta didominasi dengan masyarakat yang menggunakan pakaian adat Jawa lengkap dengan aksesoris dan tatanan rambut khas Yogyakarta.

Sebagai sebuah momentum pertemuan istimewa antara Sultan Yogyakarta dengan masyarakat, Sabtu (7/3/2015), Sri Sultan mengumumkan secara resmi mengenai logo ‘Jogja’ yang baru untuk digunakan sebagai sebuah representasi keistimewaan daerah ini. Dengan tema Jogja Gumregah, Pisowanan Ageng ini juga menjadi perwujudan gerakan kebudayaan yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat.

Bersamaan dengan peluncuran logo baru ‘Jogja’, Pisowanan Ageng ini juga dimaksudkan untuk membumikan makna keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

Travel Update
Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Travel Update
Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Jalan Jalan
Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.