Tanjung Lesung Conservation Park Direncanakan Selesai 2016

Kompas.com - 16/03/2015, 10:23 WIB
Jalur menuju Beach Club di sepanjang pinggir Pantai Tanjung Lesung, Jum'at (13/2/2015). Tanjung Lesung Conservation Park sementara akan dibangun dekat Beach Club seluas satu hektar. Kompas.com/Wahyu Adityo ProdjoJalur menuju Beach Club di sepanjang pinggir Pantai Tanjung Lesung, Jum'at (13/2/2015). Tanjung Lesung Conservation Park sementara akan dibangun dekat Beach Club seluas satu hektar.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Banten West Java akan membangun Tanjung Lesung Conservation Park untuk keanekaragaman hayati di kawasan Tanjung Lesung. Pembangunan area konservasi tersebut direncanakan selesai tahun depan. Pembangunan area ini juga dimaksudkan untuk pilihan wisata edukasi yang ada di Tanjung Lesung.

“Tahun 2010 di Tanjung Lesung masih ada merak, tahun 2011 masih ada rusa. Nah karena sudah mulai ramai, sekarang sudah banyak yang gak kelihatan,” kata Alia Syarifiah, Marketing Promotion Officer PT Banten West Java Tourism Development Corporation kepada KompasTravel di Tanjung Lesung Resort, Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu (14/3/2015).

Dengan adanya area konservasi ini, Alia menambahkan pengunjung dapat mengajak keluarga untuk berwisata edukasi dengan mengenal flora dan fauna yang ada di sekitar Tanjung Lesung. Fauna seperti burung merak, burung fregat, rusa, ular sanca batik, monyet ekor panjang dan owa jawa akan dapat dilihat di area konservasi.

“Di sini nanti kita buat kebun binatang mini. Selain itu ada laboratorium untuk flora, dan pusat pendidikan. Pengunjung dapat belajar flora dan fauna di sini,” ucapnya.

Selain itu, Alia mengharapkan jika penduduk sekitar menemukan fauna yang ada di sekitar kawasan agar dapat menyerahkan ke pihak Conservation Park. Fauna yang diserahkan akan direhabilitasi dan dilepasliarkan kembali di kawasan taman nasional.

Kawasan Tanjung Lesung Resort sejak diresmikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus oleh Presiden Jokowi pada 23 Januari 2015, atmosfir pembangunan mulai bergeliat. Hal itu menyebabkan kawasan Tanjung Lesung Resort mulai ramai. Oleh karena itu pihak anak perusahaan PT Jababeka merasa memiliki tanggung jawab di bidang lingkungan.

“Kami bekerja sama dengan pihak Botanical Garden Jababeka dan Eka Budianta, budayawan untuk membangun kawasan seluas hampir empat hektar ini. Area konservasinya akan berada di dekat Beach Club. Sementara akan dibangun satu hektar,” tuturnya.

Alia mengajak masyarakat sekitar Tanjung Lesung dan para pengunjung untuk belajar pentingnya keberadaan flora dan fauna di kawasan ini. Penanaman pentingnya flora dan fauna  diharapkan dapat dimulai sejak dini yaitu dengan target sasaran pengunjung anak-anak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X