Kompas.com - 20/03/2015, 10:26 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

USIA Kabupaten Nagekeo, di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur baru memasuki tujuh tahun, namun, kabupaten ini menyimpan kekayaan pariwisata, baik keutuhan rumah adat, maupun berbagai tari-tarian, keunikan ETU atau tinju adat. Kekayaan pariwisata Kabupaten Nagekeo masih sangat asli dan membutuhkan promosi secara terus menerus ke tingkat internasional, Asia, dan Nusantara.

Setelah kita berkeliling mengunjungi Pantai Pasir Putih Rii Ta, di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, dan juga mata kita dimanjakan oleh keunikan batu kodok (frog stones), serta keaslian rumah adat Kampung Tutubhada dan Kampung Boawae. Dalam keadaan badan sedikit lelah, kita bisa mandi dan berjemur di Pantai Pasir Putih Nangateke serta kita bisa berkeliling dengan perahu nelayan di Pantai Kotajogo, mengelilingi Tanjung Todo, hutan bakau, di Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae di bagian Timur dari Kota Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo. Bahkan Pantai itu berada dipinggir Jalan Negara Transflores bagian Timur.

Pantai pasir Putih Nangateke dan Kotajogo masih jarang dikunjungi wisatawan asing. Selama ini pantai ini selalu dikunjungi warga masyarakat Kota Mbay dan sejumlah warga lainnya di Pulau Flores pada hari minggu dan hari libur umum.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Berwisata di Kotajogo, pantai berpasir putih di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Di wilayah Kecamatan Wolowae yang berada di bagian Timur dari Kota Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo ini sangat terkenal dengan ternak sapi karena memiliki padang savana terluas di Kabupaten Nagekeo.

Selain itu, wilayah Wolowae juga merupakan daerah penghasil garam untuk Nusa Tenggara Timur maupun di luar Pulau Flores serta dikirim ke Pulau Jawa. Wilayah Kecamatan Wolowae berada di Jalan Negara Lintas Utara yang berbatasan langsung ke Kabupaten Ende sehingga sebagian masyarakat yang berada di wilayah perbatasan itu membaur dalam interaksi sosial budaya yang berbeda.

Beberapa waktu lalu KompasTravel berkunjung ke Pantai Pasir Putih Nangateke, Pantai Kotajogo, Tanjung Todo. Konon, masyarakat setempat berkisah bahwa, saat Belanda dan Jepang menduduki Indonesia, khusus di Pulau Flores, Tanjung Todo dijadikan tempat berlabuhnya sejumlah kapal-kapal perang. Pada acara Sail Komodo, wisatawan melabuhkan kapal-kapal wisata mereka di sini.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Bersantai di pantai Kotajogo, pantai berpasir putih di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dari Tanjung Todo itu, wisatawan dapat mengunjungi sejumlah obyek yang menarik di sekitar Kecamatan Wolowae. Kemungkinan ada kesamaan nama dengan Kampung Todo di wilayah Kecamatan Satarmese Barat, di Kabupaten Manggarai. Sebab di Kabupaten Manggarai ada nama kampung Kampung Todo.

Setelah kita menjelajahi Pasir Putih Nangateke, Pantai Kotajogo, berkeliling dengan perahu nelayan di Tanjung Todo. Kita dipandu oleh pemandu lokal untuk mengunjungi Goa Jepang. Mengunjungi Goa Jepang mengingatkan kita akan Jepang yang menguasai Pulau Flores. Wilayah Nagekeo dijadikan pusat dari pergerakan Tentara Jepang saat menguasai Pulau Flores. Bahkan di Kabupaten Nagekeo ada bekas bandara yang dibangun tentara Jepang dengan sebutan Bandara Surabaya II.

Menelusuri bunker peninggalan Jepang di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo dapat menjadi alternatif berwisata yang eksotis dan menantang. Terdapat 33 titik goa atau bunker peninggalan Jepang di sekitar Kota Mbay, tepatnya di Kecamatan Aesesa. Bahkan, berada di jalur Jalan Negara Lintas Utara Nagekeo-Maumere.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Goa Jepang di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Memang tidak semua mudah diakses. Namun, jalurnya cukup menarik bila anda memutuskan untuk berwisata melintasi alam karena lokasi gua-gua atau bunker tersebut terletak di balik berbukitan savana yang terbentang dengan rimbunan semak dan pepohonan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

Travel Update
5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

Travel Tips
Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Travel Update
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Travel Update
Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Jalan Jalan
Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Travel Update
Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

Travel Update
Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jalan Jalan
Jalan ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Anak Yogyakarta yang Gratis

Jalan ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Anak Yogyakarta yang Gratis

Jalan Jalan
Kemenparekraf Siapkan Pola Perjalanan untuk Wisatawan ke TN Komodo

Kemenparekraf Siapkan Pola Perjalanan untuk Wisatawan ke TN Komodo

Travel Update
Tips Berkunjung ke Sawah Segar Sentul Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

Tips Berkunjung ke Sawah Segar Sentul Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Delegasi G20 Akan Kunjungi Museum Maritim di Belitung

Delegasi G20 Akan Kunjungi Museum Maritim di Belitung

Travel Update
Peringati Haul Leluhur Setiap 10 Muharram, Warga Gondanglegi Malang Gelar Arak-Arakan

Peringati Haul Leluhur Setiap 10 Muharram, Warga Gondanglegi Malang Gelar Arak-Arakan

Travel Update
Daftar Kalender Kegiatan Pariwisata Sumatera Barat Agustus-Akhir 2022

Daftar Kalender Kegiatan Pariwisata Sumatera Barat Agustus-Akhir 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.