Kompas.com - 02/04/2015, 12:25 WIB
Air Terjun Sipiso-piso di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. SONORA/S JUMAR SUDIYANAAir Terjun Sipiso-piso di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
EditorI Made Asdhiana
SELAIN destinasi Wisata Danau Toba di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, obyek wisata lain yang cukup terkenal di Provinsi Sumatera Utara adalah Air Terjun Sipiso-piso. Air Terjun Sipiso-piso berada di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, yang memiliki ketinggian 125 meter dari dasar air terjun dan terlihat elok dari kejauhan karena dikelilingi hutan pinus.

Airnya langsung mengalir ke Danau Toba, yang bermuara di Desa Tongging, Kecamatan Merek dan langsung bisa melihat latar belakang danau vulkanik terbesar di Indonesia tersebut.

Dengan berjalan kaki menuruni Lembah Sipiso-piso yang cukup jauh, para wisatawan harus menyiapkan stamina tinggi karena jalan berkelok-kelok dan curam. Butuh waktu sekitar 45 menit untuk menuruni lembah hingga mencapai dasar air terjun, sedangkan untuk kembali ke puncak memakan waktu hingga 60 menit.

Sampah

Tim Motion Radio 975FM Jakarta bersama 2 pemenang Kuis LEPAS (Liburan Sampe Puas) yang berkunjung ke lokasi tersebut, melihat kondisi Air Terjun Sipiso-piso cukup memprihatinkan. Sepanjang jalan menuju lembah permukaan jalan sangat kotor oleh sampah yang ditinggalkan para pengunjung seperti botol minuman, bungkus makanan, hingga plastik-plastik bungkus makanan kecil (snack).

Selain itu pemandangan kurang elok selama perjalanan menuju lembah adalah banyaknya aksi tangan-tangan jahil yang membuat coretan-coretan di dinding-dinding semen di sepanjang jalan setapak menuju lembah. Beberapa titik jalan juga ada yang longsor dan tidak diperbaiki secara permanen.

“Air Terjun Sipiso-Piso yang merupakan jejak sesar atau patahan yang membentuk Kaldera Toba akan ditinggalkan para wisatawan jika tidak segera ditangani dan ditata oleh Dinas Pariwisata, Kabupaten Tanah Karo,” ungkap Effendy (58), pemandu lokal kepada Tim Motion Radio 975FM Jakarta, Sabtu (28/3/2015).

SONORA/S JUMAR SUDIYANA Sandro Ginting (7), menjajakan dagangannya di lembah air terjun Sipiso-piso di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Air Terjun Sipiso-piso sebenarnya menjadi destinasi wisata unggulan di Kecamatan Merek, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara terutama bagi wisatawan yang suka akan tantangan alam. Air Terjun Sipiso-piso yang membentuk Dinding Kaldera merupakan bagian dari sisa runtuhan dinding kaldera Haranggol yang terbentuk pada peristiwa letusan Supervolcano Toba II (sekitar 500 ribu tahun lalu).

"Adapun nama Sipiso-piso konon berasal dari kata piso atau pisau, karena warga sekitar melihat bentuk air terjun yang mirip dengan sebilah pisau," kata Effendy.

Keberadaan Air Terjun Sipiso-piso menjadi salah satu sumber pencaharian warga sekitar yang menjajakan aneka makanan dan minuman di sepanjang jalan menuju lembah. Sandro Ginting (7) yang menjajakan dagangannya di lembah air terjun mengungkapkan dirinya terpaksa putus sekolah karena harus membantu orang tuanya mencari nafkah.

"Setiap hari terpaksa harus berjualan sendiri di sini bang, mulai jam 08.00 hingga 18.00 WIB untuk membantu orang tua, setelah lulus SD tahun lalu," ujarnya polos.

Sandro mengaku mengaku menjual kopi seduh panas dengan harga Rp 5.000 per cangkir dan Rp 10.000 per bungkus untuk mi kemasan. Ia mengaku senang kalau hari libur akhir pekan dan libur panjang karena semakin banyak pengunjung yang dating ke lembah, makan semakin laku pula dagangannya. (S JUMAR SUDIYANA, Radio Sonora)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Travel Update
Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Travel Update
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Travel Update
Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Travel Promo
7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.